Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ini Beberapa Fakta dan Kejanggalan yang Ada di Film Pendek 'Guru Tugas', Adopsi Kisah Guru Dari Jember?

Radar Digital • Jumat, 17 Mei 2024 | 21:10 WIB
Tangkapan Layar Youtube Akeloy Production
Tangkapan Layar Youtube Akeloy Production

radarjember.id - Tersebar luas di berbagai media sosial tentang adanya film pendek yang dinilai merusak nama baik semua pondok pesantren, lantaran menceritakan tentang hal negatif mengenai seorang guru yang ada di sebuah pondok pesantren.

Tak hanya itu, Madura yang terkenal akan akhlaknya yang santun dan berwibawa kini menjadi tercoreng hanya melalui sebuah film pendek.

Hingga Kyai Musleh Adnah yang merupakan salah satu tokoh agama yang ada di Madura juga memberikan komentar terhadap film tersebut.

“Satu kasus yang terjadi pada satu orang jangan dijadikan sebuah kesimpulan untuk semua orang. Misalnya ada salah seorang guru tugas dari pesantren melakukan kesalahan jangan sampai dijadikan kesimpulan bahwa semua guru tugas dari pesantren perilakukan seperti satu orang oknum tersebut. apalagi divisualisasikan dengan adegan yang sangat tidak pantas ditonton.” Jelasnya melalui akun facebook pribadi miliknya.

Kehadiran guru tugas yang sering ditemui lebih terkesan membawa inovasi yang tinggi serta menciptakan perubahan yang lebih baik.

Hal ini bertolak belakang belakang dengan film pendek karya konten creator Akeloy Production.

Ada beberapa kejanggalan yang terlihat dalam video pendek tersebut.

Awal mula, sekitar di menit 03.55 terdapat seorang guru yang hanya mengincar santri putri saja.

Hingga di menit 14:35 tergambar bagaimana sikap yang sangat tidak pantas dilakukan guru kepada muridnya tersebut.

Kemudian di menit 21:30, terdapat adegan yang seharusnya tidak terjadi di lingkungan pondok pesantren, bersalaman dengan guru yang bukan muhrimnya.

Juga pada menit 22:15, lulusan atau alumni pondok pesantren sangat tidak bisa dibedakan antara lulusan pondok dan non pondok, mulai dari dandanan dan hingga jara berpakaiannya yang sangat jauh berbeda dengan lulusan pondok pesantren pada umumnya.

Dimenit 30:16-31:27 terdapat sebuah adegan komunikasi antara gurur dan murid yang menggiring pemikiran masyarakat untuk tidak terlalu bersikap baik pada pendatang baru.

Dilanjutkan dimenit 32:33 kini menggambarkan bagaimana buruknya guru tugas yang merupakan utusan dari pondok pesantren. (dea/bud)

Editor : Radar Digital
#Jember #Film #Guru #fakta