KREONGAN, Radar Jember – Kabar gembira bagi para guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap (GTT/PTT) di Jember.
Sebab, pada bulan ini insentif GTT/PTT bulan Januari 2024 bakal segera dicairkan.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember Hadi Mulyono, kemarin (15/2).
Menurutnya, alasan pencairan insentif GTT/PTT Januari di bulan Februari 2024 karena pemkab membutuhkan verifikasi terkait data penerima.
Karena itu, pencairannya tidak bisa dilakukan pada bulan Januari.
“Namun, kami pastikan akan cair bulan ini,” terangnya.
Pria yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) ini menyebut, jumlah guru honorer di Jember kurang lebih 9.000 orang.
Namun, yang sudah menerima SK GTT/PTT hanya setengahnya.
Sehingga, setiap tahunnya anggaran yang dikeluarkan untuk insentif GTT/PTT di Jember sebanyak Rp 90 miliar.
Hadi melanjutkan, bagi para GTT/PTT, insentif tersebut memang sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Sebab, besaran gaji para tenaga honorer tergolong rendah. Hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup harian.
“Untuk itu, insentif GTT/PTT akan kami upayakan cepat dicairkan,” ujarnya.
Di lain sisi, tambahnya, untuk menunjang kesejahteraan GTT/PTT, Pemkab Jember juga telah memberikan SK bupati.
Sehingga mereka bisa mendapatkan insentif yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
Meski begitu, tidak sedikit juga para GTT/PTT di Jember yang belum menerima SK bupati.
Dalam hal itu, Hadi mengungkapkan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan guru tidak terdata oleh Pemkab Jember.
Kemungkinan pertama, yang bersangkutan tidak mengisi pendaftaran melalui Google Form yang telah disediakan.
Kedua, kepala sekolah tidak mengusulkan, karena GTT/PTT telah berhenti atau tidak aktif.
“Siapa saja bisa dapat SK Bupati, dengan catatan memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan,” pungkasnya. (qal/c2/dwi)
Editor : Radar Digital