RADARJEMBER.ID – Seni budaya reog identik dengan Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Ponorogo dan Indonesia bangga akan kebudayaan unik tersebut.
Namun ternyata, seni reog juga ada di Jember. Namanya reog pandalungan.
Tepatnya kesenian reog biasa tampil di wilayah Jember Selatan.
Bagaimana reog bisa sampai di Jember? Semua berawal dari upaya pemerintah kolonial membawa para kuli perkebunan dari wilayah Mataraman untuk bekerja di Jember.
Belanda menjadikan Jember sebagai daerah pemasok hasil perkebunan, mulai dari tembakau hingga gula.
Dipisahkan dari kampung halaman, para kuli ini membentuk kelompok-kelompok seni reog sebagai bagian dari penguatan identitas diri.
Ada dua kelompok reog tertua di Jember, yakni di Desa Pontang Kecamatan Ambulu dan Desa Kesilir Kecamatan Wuluhan. Mereka sudah ada sejak tahun 1950-an.
Bahkan ada informasi yang tersebar sejak tahun 1920-1n.
Sementara ini ada 23 kelompok reog di Jember, yang antara lain tersebar di wilayah Jember selatan, seperti Kalisanen, Sidodadi, Pontang, Ambulu, Wuluhan, hingga Kecamatan Kencong.
Swadaya dan mandiri menjadi tagar dan niat para kelompok seni budaya itu. (bud)
Editor : Radar Digital