Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Shelter Catty Home, Adopsi Kucing Cacat dan Telantar

Radar Digital • Kamis, 4 Januari 2024 | 19:00 WIB

RUMAH KUCING: Selain kucing yang bagus dan lucu, kucing telantar juga dirawat di Shelter Catty Home, Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, kemarin.
RUMAH KUCING: Selain kucing yang bagus dan lucu, kucing telantar juga dirawat di Shelter Catty Home, Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, kemarin.

Merawat kucing terlantar menjadi kegiatan yang patut dicontoh. Namun, seperti apa cara mereka Shelter Catty Home dalam merawat kucing terlantar dan bagaimana sumber dananya?

SUARA khas kucing terdengar riuh di rumah Yosi Melinda Sari setiap hari. Tidak semua kucingnya cantik, molek, nan mahal ala kucing Persia atau anggora. Tetapi, banyak kucing kampung yang telantar dan cacat fisiknya juga dirawat.

Yosi tak segan merawatnya dengan sentuhan tangannya sendiri. Sudah empat tahun perempuan yang bertempat tinggal di Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, itu memeluk kucing-kucing telantar di jalan. Dengan telaten merawat dan mengobatinya secara layak. Semua dilakukannya atas hati nurani dan kemanusiaan.

Kucing kumal dan berbau pesing berubah kembali berkilau dan wangi saat di tangannya. Doreng-doreng khas bulu kucing kembali terlihat cantik dan yang terluka diobatinya hingga sembuh. Kucing yang cacat dikhususkan perawatannya dengan perlakuan khusus pula. Dia mengadopsinya dengan senang hati. “Stop membunuh kucing untuk pakan reptil. Hewan juga butuh hidup yang mapan,” ujarnya.

Dia kerap mengamati kucing-kucing telantar diperlakukan seperti tak berharga. Disepak, ditendang, atau disiram saat mengeong merayu minta makan. Bahkan tak segan menjadikannya sebagai pakan reptil. Padahal, hewan mamalia seperti kucing adalah salah satu binatang comel yang patut disayang. Setidaknya membiarkannya hidup dengan tenang.

Kebaikan hati Yosi membuatnya mendirikan Shelter Catty Home untuk melindungi hewan jalanan, terutama kucing. Dari rumah penitipan kucing itu akhirnya Yosi bisa mengumpulkan uang untuk dana perawatan hewan adopsinya. Sejak 2019, hal itu dilakukan dan setiap momen liburan rumah kucingnya selalu ramai orang yang ingin menitipkan kucing. Seperti saat Natal dan tahun baru kemarin.

Dalam momen tersebut, dia menerima 50 ekor kucing untuk dititipkan. Asalkan kucing tidak dalam kondisi sakit. Satu kucing kecil usia maksimal sembilan bulan ditarif Rp25 ribu per hari. Sedangkan di atas sembilan bulan atau kucing dewasa Rp 35 ribu. Fasilitas yang disediakan juga lengkap, mulai dari makanan hingga obat-obatan.

Di Shelter Catty Home, Yosi tidak mencampur antara kucing titipan dengan yang diadopsi. Dia juga memisahkan kandang kucing sesuai dengan jenisnya. Sehingga, lebih aman untuk kucing yang sudah lama dirawat Yosi maupun yang baru dititipkan.

Dari puluhan kucing yang dititipkan kepadanya saat momen libur panjang, dia mengaku meraup banyak keuntungan. “Liburan memang menjadi kesempatan bagi penyedia penitipan hewan untuk meraup untung,” ujar Yosi.

Semua keuntungan yang didapatkan tak digunakan untuk kepentingan pribadinya. Yosi mempergunakannya untuk biaya perawatan kucing-kucing yang diadopsinya dari jalanan. Hal itu juga disampaikan secara langsung kepada para konsumennya saat akan menitipkan kucing. (c2/nur)

Editor : Radar Digital
#kucing #adopsi