Botol tumbler telah menjadi tren yang populer di kalangan anak muda dan para pekerja. Hal ini tidak hanya menciptakan gaya hidup yang lebih berkelanjutan, tetapi juga berkontribusi positif untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.
Kelebihan utama dari botol tumbler selain kemampuannya untuk menggantikan botol minum sekali pakai yang banyak digunakan secara luas, material yang dipakai juga tahan banting dan memiliki kemampuan menjaga suhu minuman. “Sangat ekonomis dan ramah lingkungan, karena juga mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai,” kata Larasati Yulingga, mahasiswa Universitas Jember, pengguna botol tumbler.
Meski tidak signifikan mengurangi sampah plastik, kata dia, tapi itu langkah baik yang dimulai dari diri sendiri untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai. “Harpannya tren gaya hidup bawa tumbler ini lebih meluas bisa dilakukan seluruh kalangan,” tambah perempuan berkacamata itu.
Selain itu, manfaat lain dari botol tumbler yakni pengguna dapat mengisi sendiri dengan minuman apa saja yang disukai. Tentu hal ini dapat menghemat pengeluaran untuk membeli minuman, karena bisa membuat teh hangat sendiri di rumah lalu dibawa dengan botol tumbler, atau bahkan cukup membawa air putih yang jauh lebih hemat dan sehat.
Fajar Ika Ningtyas, salah satu pekerja kantoran yang setiap harinya banyak beraktivitas di dalam ruangan, mengaku sudah terbiasa membawa air minum sendiri yang diisi menggunakan botol tumbler. Menurut dia, selain lebih ekonomis dan praktis, penggunaan botol tumbler juga secara tak langsung berkontribusi menekan penggunaan sampah plastik, dari penggunaan botol minuman berbahan plastik sekali pakai. “Meski hanya gerakan kecil, tapi kalau hal semacam ini sudah membudaya, tentu akan menjadi gerakan besar suatu hari nanti,” pungkasnya. (dja/mau)
Editor : Radar Digital