Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Belasan Penonton Tumbang dalam Konser Dewa 19 di Stadion JSG Jember, Empat Pingsan Lainnya Sakit

Radar Digital • Selasa, 17 Oktober 2023 | 17:00 WIB

 

GERCEP: Petugas kesehatan menangani penonton konser Dewa 19 yang mengalami sakit di Stadion JSG, Minggu (15/10).
GERCEP: Petugas kesehatan menangani penonton konser Dewa 19 yang mengalami sakit di Stadion JSG, Minggu (15/10).

AJUNG, Radar Jember - Kemeriahan Pesta Rakyat Jember dengan bintang utama Dewa 19 telah terlaksana. Ribuan masyarakat Jember maupun luar daerah tumpah ruah di Stadion Jember Sport Garden (JSG), Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Minggu (15/9) malam. Hal itu menyebabkan belasan penonton tumbang. Ada yang mengeluhkan kram, pusing, hingga terpercik kembang api.

Koordinator tim tenaga kesehatan (nakes) Konser Dewa 19, dr Mudzakkir Taufiqur Rahman, menyebut, ada 19 keluhan yang diterima petugas (lihat grafis). Seluruhnya langsung dilakukan pertolongan medis. Mulai dari penanganan awal atau ringan hingga rujukan ke rumah sakit.

"Setiap ada laporan keluhan, kami langsung tindak lanjuti dengan cek kondisi tanda vitalnya. Apakah ada kegawatdaruratan atau tidak. Seperti cek tensi, kesadaran, napas atau oksigenasinya. Dari banyaknya penonton itu, rata-rata hanya perlu penanganan awal. Tetapi, ada juga yang harus kami dampingi dan rujuk ke rumah sakit," katanya.

Taufik, sapaan akrabnya, mengatakan dari belasan penonton itu ada dua orang yang dirujuk ke RS terdekat. Pertama adalah seorang ibu muda yang tengah hamil dengan kondisi kandungan tujuh bulan. Ibu asal Jember itu tiba-tiba pingsan di tribun B. Petugas langsung melakukan pertolongan. Selama penanganan awal itu, sebenarnya sang ibu sudah sadar. Namun, untuk menghindari kekhawatiran atas kesehatan bayinya, nakes dan keluarga sepakat untuk merujuk ke RS.

Penonton yang pingsan lainnya segera dirujuk ke RS. Sebab, saat diperiksa, penonton juga tengah mengalami sesak napas. Sehingga hal itu membutuhkan penanganan lanjutan di RS.

Sementara di pengujung konser, pertunjukan kembang api atau petasan menarik mata penonton. Letusan kembang api itu pun ikut diabadikan melalui ponsel para penonton. Namun, saat pesta kembang api itu, ternyata salah satu penonton tepercik letusan kembang api. Mengenai penonton di festival 1B atau di dalam lapangan.

"Terkena percikan ketika kembang apinya keluar. Penonton merasa kebakar di bagian dahi. Setelah kami cek, ternyata benar ada warna hitam seperti bekas luka bakar kecil. Kalau di kami namanya luka bakar derajat satu. Itu seperti sunburn atau terbakar karena panas terik matahari," jelasnya.

Penanganan, lanjutnya, berupa pendinginan saja, yakni dengan mengompres menggunakan kain basah. "Penontonnya laki-laki. Kurang tahu asal dari mana. Saat kami tanya lebih lanjut, penonton merasa sudah aman tertangani dan minta pulang. Jadi, kami persilakan," imbuhnya.

Sebagai informasi, konser Dewa 19 ini menyedot antusiasme ribuan orang. Lebih dari 50 nakes diturunkan. Mereka berasal dari tujuh rumah sakit, empat puskesmas, dan satu tim besar dari Palang Merah Indonesia (PMI) Jember. (kin/c2/nur)

Editor : Radar Digital
#konser dewa 19