RADARJEMBER.ID – Jasmine Abbad merupakan salah satu konten kreator asal Jember yang terkenal melalui sosial media Tiktok.
Tak hanya konten kreator, Jasmine juga memiliki bakat di bidang menyanyi, dance, akting, host, dan make up artist.
Jasmine menjadi salah satu pemain pendukung di series Lara Ati bersama Bayu Skak dan Keisya Levronka.
Ia sering membuat konten di sosial media Tiktok yang berisi tentang bahasa Pandhalungan. Bahasa Jemberan sendiri adalah campuran antara Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa, dan Bahasa Madura.
Dalam kontennya, ia menggunakan ciri khas bahasa Pandhalungan yang menggunakan kata “cek” yang berarti sangat, “madt/mat” yang digunakan untuk memanggil teman dekat, serta banyak campuran bahasa Jawa dan Madura.
Dalam podcast yang diunggah oleh youtube Radar Jember, Jasmine mengungkapkan awal mula ia menemukan ide untuk membuat konten berisi bahasa Pandhalungan tersebut.
“Jadi dulu aku ga kepikiran buat jadi konten kreator. Cuman karena dulu aku anaknya suka gabut terus aku tiba-tiba jam 2 pagi sekelebat kepikiran untuk bikin video pake bahasa Pandhalungan,” tuturnya.
Setelah terpikir untuk membuat konten bahasa Pandhalungan, ia langsung membuat video tersebut dan mengunggahnya di Tiktok.
Tak disangka, pada pagi harinya mendadak video yang Jasmine unggah tersebut menjadi viral dan banyak di reupload oleh berbagai akun media sosial.
Dalam media sosial tersebut, Jasmine ingin membuktikan bahwa Jember juga punya karya yang unik dan bisa ramai untuk diperbincangkan.
Jasmine menganggap media sosial saat ini dapat memberikan peluang bagi generasi-generasi muda saat ini.
“Kalo aku sih liatnya (sosial media) itu berpeluangan banget, cuman tinggal gimana cara kita untuk mengolah media sosial agar bisa berbenefit untuk kita, entah untuk popularity atau hal lainnya,” jelasnya. (mm2/bud)
Editor : Radar Digital