Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ikrima Nazkuri Nabilla Perias asal Ambulu Sesuaikan Karakter dalam Merias

Safitri • Sabtu, 2 September 2023 | 23:13 WIB

 

SKILL: Ikrima Nazkuri Nabilla, perias asal Kecamatan Ambulu, yang mampu merias wajahnya sendiri.
SKILL: Ikrima Nazkuri Nabilla, perias asal Kecamatan Ambulu, yang mampu merias wajahnya sendiri.
 

AMBULU, Radar Jember - Menekuni dunia kecantikan dan tata rias tidak pernah ada dalam bayangan Ikrima Nazkuri Nabilla. Bahkan, profesi ini bukan yang dia cita-citakan. Perempuan yang akrab dipanggil Nabila itu menekuni karir di dunia permodelan sampai kemudian menekuni profesi sebagai penata rias. Bahkan  ketangkasan dalam merias wajah dipelajari secara autodidak. Tidak seperti kebanyakan penata rias lain.

Sejak duduk di bangku SMA, dia memang sudah memiliki hobi merias wajah. Pada saat itu juga, hampir seminggu empat kali perempuan kelahiran 1998 selalu merias wajahnya sendiri. Bahkan sempat pula, saat merias wajahnya sendiri, hasilnya tidak jauh dengan badut anak-anak. “Meskipun hobi merias, saya tidak ada keinginan jadi perias,” terangnya.

Nabila mengenang, klien pertamanya adalah temannya yang akan menikah serta para pengiring pernikahan. Tantangan di depan mata, karena seketika Nabila dihadapkan dengan berbagai wajah yang memiliki tekstur berbeda-beda. Terlebih, itu pengalaman pertama dia merias pengantin.

Dengan bekal yang dimiliki dan filosofi tata rias yang harus tetap menonjolkan karakter wajah klien, Nabila berhasil memukau tamu undangan pesta pernikahan yang mengagumi karyanya. Dari situ, klien Nabila semakin bertambah. Sebagian besar adalah sosialita serta model foto kebaya di area Jember. “Tidak menyangka dari pertama kali merias, tiba-tiba beberapa hari dari itu dapat klien lagi,” ungkapnya.

Untuk kosmetik, Nabila cenderung memilih merk lokal, karena kualitasnya tidak kalah dengan produk asing. Kosmetik buatan Indonesia diciptakan sesuai dengan jenis kulit daerah tropis yang cocok untuk digunakan. “Persoalannya bukan di kosmetik, tetapi polesan periasnya. Kalau untuk foundation memang produk luar masih lebih baik,” jelasnya.

Menurut Nabila, kepuasan terbesar baginya adalah ketika klien mengapresiasi dan kembali menggunakan jasanya. Karena bekerja dengan hati, Nabila mengaku tidak ngoyo mencari klien. Seba, saat merias pengantin Jawa, misalnya, Nabila menjadikan profesinya sebagai pengabdian untuk melestarikan budaya.

Salah satu yang menjadi kelebihan Nabila dalam merias, dia mampu merias dirinya semenarik mungkin. Layaknya Nabila saat merias orang lain. Menurutnya, tidak semua perias bisa merias wajahnya sendiri. Sebab, dalam melakukan hal itu butuh ketangkasan merias yang tidak sama dengan merias wajah orang lain. “Saya bisa seperti itu memang sedari kecil saya sudah gemar merias wajah sendiri,” pungkasnya. (qal/c2/nur)

Editor : Safitri
#Jember