Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Antusiasme Warga Puger Kulon dalam Lomba Agustusan, Canda Tawanya Tak Bisa Dibeli

Radar Digital • Rabu, 23 Agustus 2023 | 16:20 WIB

 

BIKIN HAPPY: Lomba rias wajah dengan mata tertutup menyedot perhatian banyak orang, kemarin.
BIKIN HAPPY: Lomba rias wajah dengan mata tertutup menyedot perhatian banyak orang, kemarin.
 

 

PUGER KULON, Radar Jember – Momen keseruan agustusan untuk memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) belum berhenti. Ini terus berjalan dan biasanya sampai tutup bulan. Di banyak tempat, secara bersamaan maupun bergantian, sejumlah giat terus diadakan. Pada perlombaan itu sejatinya bukan hadiah semata yang dikejar. Namun, ada kebahagiaan saat bermain bersama dan itu tidak dapat dinilai dengan uang.

Bahkan, keseruan bermain yang mengundang canda dan gelak tawa saat warga bermain tak bisa dibeli. Ini menunjukkan ada kepuasan tersendiri dalam ajang lomba tersebut. Seperti yang dilakukan oleh banyak orang di Kecamatan Puger, kemarin. Ada yang mengikuti lomba merias wajah, memindah tepung, hingga permainan seru yang lain.

Lomba merias wajah dengan mata tertutup itu diikuti oleh ibu-ibu. Namun, kaum adam atau bapak-bapak juga tak mau kalah. Saat lomba merias wajah dimulai, kaum hawa yang dirias banyak berlepotan. Maklum, mata periasnya ditutup. Lipstik pun ada yang tergores di ujung hidung. Namun, meski ada yang berlepotan, itu yang membuat banyak penonton tertawa. Sementara, rias pria tetap boleh buka mata. Namun, tetap saja berlepotan, karena mayoritas pria tak biasa merias istrinya di rumah.

Lomba lain yang juga tak kalah seru yakni PBB dengan mata tertutup, joget bola, dan memindah air secara estafet. Pesertanya juga dari berbagai kalangan, mulai dari pemerintahan desa, ibu-ibu PKK, serta lintas sektoral. “Yang menarik lagi, dari masing-masing desa itu pakaiannya beda-beda,” kata Hastian M., pria yang menjadi koordinator dalam giat itu.

Dijelaskannya, selain lomba rias, ada juga lomba PBB yang menarik. “Tidak satu pun peserta yang bisa menyelesaikan dengan barisan yang benar. Ya, namanya lomba PBB dengan mata tertutup. Dari lima orang pesertanya itu tidak sama. Bahkan ada yang benturan sesama tim,” jelasnya.

Camat Puger Heru Widagdo mengatakan, lomba yang diadakan sangat sederhana, tetapi menghibur. “Lomba merias wajah bukan hanya diikuti ibu-ibu, tetapi bapak-bapaknya juga ikut serta. Ini menunjukkan kekompakan peserta,” jelasnya. Pantauan Jawa Pos Radar Jember, lomba merias wajah, PBB, serta yang lain membuat banyak penonton tertawa terpingkal-pingkal melihatnya. (jum/c2/nur)

Editor : Radar Digital
#lomba 17 agustus #HUT Republik Indonesia