Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gelombang Tinggi, Nelayan di Pesisir Puger Jember Terpaksa Memancing daripada Melaut

Radar Digital • Kamis, 20 Juli 2023 | 21:00 WIB

 

MASIH TINGGI: Gelombang di Plawangan Pancer Puger, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, masih terlihat cukup tinggi.
MASIH TINGGI: Gelombang di Plawangan Pancer Puger, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, masih terlihat cukup tinggi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Gelombang tinggi dan angin kencang rupanya tidak menyurutkan para pemancing untuk memancing di area breakwater yang berada di Plawangan, Puger.

Bahkan, juga ada nelayan yang nekat melaut. Ada juga jukung yang tenggelam di sapu ombak saat memasuki Plawangan setelah pulang melaut.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, beberapa pemancing masih bergeming untuk memancing di breakwater. Padahal ombak cukup keras menghantam bangunan pemecah ombak tersebut.

Catur, warga Puger Wetan yang pergi ke Plawangan untuk memancing, mengatakan, ombak memang besar, tapi dirinya tetap membutuhkan uang untuk kehidupan keluarganya. “Melaut takut, karena ombak besar. Pilihannya hanya memancing,” paparnya.

Walau begitu, dia juga pernah melihat jukung tetap nekat melaut. Hasilnya, kata dia, saat pulang melewati Plawangan, jukung tersebut tersapu ombak dan terbalik.

Jukung dengan nama Armada itulah yang terbalik. Beruntung, nelayan yang bernama Suheri, warga Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, bersama dua anak buah kapal, selamat dari tragedi itu.

Sukiman, 45, nelayan asal Dusun Krajan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger, mengaku tidak berangkat melaut karena cuaca masih kurang bersahabat. “Karena dua hari yang lalu ombak sempat besar, sehingga saya memilih tidak berangkat,” paparnya.

Biasanya, kata dia, saat ombak besar seperti ini adalah waktu yang tepat untuk nelayan memperbaiki perahu atau kapalnya. Namun, kata dia, bagi ABK tersebut yang kasihan.

“Kalau kapalnya besar, ABK-nya bisa bekerja untuk memperbaiki kapal. Tapi, kalau hanya jukung, para ABK ini yang tidak ada pekerjaan,” paparnya.  (jum/c2/dwi)

Editor : Radar Digital
#Nelayan Puger #gelombang tinggi