Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Laut Surut, Nelayan Pilih Antar Wisatawan Naik Jukung

Safitri • Senin, 22 Mei 2023 | 18:02 WIB
REZEKI TAK TERDUGA: Sejumlah nelayan asal Dusun Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, saat mengantar wisatawan yang berkunjung ke Pantai Cemara.
REZEKI TAK TERDUGA: Sejumlah nelayan asal Dusun Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, saat mengantar wisatawan yang berkunjung ke Pantai Cemara.
MOJOMULYO, Radar Jember – Sejumlah nelayan di Pantai Cemara, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, punya trik khusus agar tetap mendapatkan cuan. Ombak besar yang beberapa hari terakhir ini masih terus datang di Pantai Cemara membuat mereka tak melaut.

BACA JUGA : Jam Buka Tutup PKL Tak Berfungsi, Kios Pedagang Pasar Induk Terhalang

Saat ombak besar dan air laut mulai surut, mereka manfaatkan dengan cara lain. Kesempatan saat air laut mulai pasang, beberapa nelayan melayani pengunjung yang ingin naik jukung. Dengan tarif Rp 10 ribu per orang. Wisatawan pun bisa menikmati jukung. Dalam satu kali angkut bisa sampai ada 11 orang atau lebih.

Sumali, 48, nelayan asal Dusun Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, mengaku, ini kesempatan untuk mengantar wisatawan yang ingin naik jukung. “Daripada nganggur dan tidak melaut, dimanfaatkan untuk mengangkut orang yang berkunjung ke Pantai Cemara ini,” katanya.

Dia menambahkan, hal itu dia lakukan belum lama. “Saat air pasang dan ombak besar, tidak berani (melaut, Red). Karena saat ombak besar gelombangnya di muara sungai ini cukup besar. Baru setelah air surut, berani mengantar pengunjung yang ingin naik," kata Sumali.

Sementara itu, Rahayu, asal Kencong, mengaku kesempatan naik jukung itu pertama. “Awalnya ragu mau naik, setelah banyak pengunjung yang naik, saya memberanikan diri untuk naik bersama keluarga,” ujarnya. (jum/c2/bud) Editor : Safitri
#Jember #Wisata