BACA JUGA : Siapkan Tim Hadapi JBL Reborn, Pendaftarnya Langsung Penuhi Target
Terbukti saat pendaftaran dibuka, hanya dalam waktu empat jam kemarin, banyak peserta dari SD, SMP, SMA, hingga umum mulai mengerubuti stan pendaftaran di kantor Jawa Pos Radar Jember. Masing-masing pendaftar mempunyai banyak cerita di balik persiapan mendekati kompetisi. Salah satunya SMPN 1 Jenggawah.
Pelatih basket SMPN 1 Jenggawah, Hari Kusbiantoro, menjelaskan, anak asuhnya sudah mempersiapkan jauh-jauh hari mengahdapi kompetisi JBL Reborn yang diadakan Jawa Pos Radar Jember, didukung oleh banyak sponsor. Pelatih tersebut bersama beberapa pemain mendatangi stan pendaftaran. "Kami juga ikut berpartisipasi," ujarnya.
Tak tanggung-tanggung, SMPN 1 Jenggawah mendaftarkan dua klub sekaligus. Dua klub itu terdiri atas tim putra dan tim putri. Keduanya sudah mempersiapkan diri secara matang untuk tampil dalam ajang bergengsi tersebut.
Hari melanjutkan, hingga saat ini dirinya sudah melakukan persiapan berupa latihan rutin dalam sepekan. Mengingat klub basket di sekolah tersebut sempat vakum selama kurang lebih tiga tahun. "Kami butuh event seperti JBL Reborn untuk memantau perkembangan para pemain," terangnya.
Memang SMPN 1 Jenggawah selama tiga tahun terakhir tidak pernah mengikuti kompetisi basket. Hingga kabar baik datang dari adanya kompetisi JBL Reborn yang digelar oleh Jawa Pos Radar Jember. "Kami sudah lama menantikan kompetisi ini," ujarnya.
Hari tidak memberikan target kepada anak didiknya. Mengingat rekam tanding dari anak didiknya masih minim. Hari meminta kepada setiap pemain untuk menampilkan yang terbaik. "Tak ada target untuk pemain. Saya hanya butuh performa dari pemain maksimal semua," pungkasnya. Nah, para pendaftar pun demikian, banyak yang merindukan kompetisi. (faq/c2/nur) Editor : Safitri