Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pahami Rute Penutupan Jalan JFC

Safitri • Sabtu, 6 Agustus 2022 | 16:48 WIB
ilustrasi
ilustrasi
KEPATIHAN, Radar Jember - Dalam rangka menyukseskan Jember Fashion Carnaval (JFC), Dinas Perhubungan (Dishub) Jember melakukan manajemen rekayasa lalu lintas. Sepanjang jalan yang akan menjadi rute gelaran ditutup mulai hari ini dan besok, 6–7 Agustus.

BACA JUGA : Ombak Laut Selatan Jember di Puger Makin Menggila, Nelayan Diminta Waspada

Hari ini, jalan akan mulai ditutup dari pukul 10.00 hingga 17.00. Saat gelaran Wonderful Archipelago Carnival Indonesia (WACI) dan Pets Carnival. Penutupan dilakukan di Jalan Sudarman, Jalan Kartini, Jalan Sultan Agung, dan Jalan Gajah Mada. Rute akan berakhir di depan Kota Cinema Mall (KCM).

Sementara, besok (7/8) saat penampilan World Kids Carnival (WKC) dan Grand Carnival, jalan ditutup dari pukul 17.00 sampai 22.00. Hal itu karena pada hari kedua JFC digelar pada malam hari. Rute jalan yang dilalui sama dengan hari pertama. Bedanya hanya pada finis yang lebih jauh, yakni sampai GOR PKSPO Kaliwates.

Kepala Dishub Jember Agus Wijaya mengatakan, penutupan arus lalu lintas ini dilakukan untuk menyukseskan JFC yang selama dua tahun kemarin terkendala pandemi. Selain itu, juga atas permintaan langsung dari Bupati Jember Hendy Siswanto. "Sepanjang yang dilalui defile ditutup," terangnya, kemarin (5/8).

Arus lalu lintas pada saat JFC digelar dipastikan bersih dari lalu lalang pengendara. Baik roda dua maupun roda empat. Seluruh kendaraan dilarang melintasi jalan yang telah ditetapkan untuk ditutup sementara. Pengendara bisa mencari jalan alternatif ketika terpaksa harus pergi ke satu tempat.

Untuk pengamanan, Agus menyebutkan, sebanyak 240 pasukan Dishub dikerahkan. Tak hanya Dishub, 240 personel kepolisian, 200 orang dari pihak panitia, dan 200 orang satpol PP juga dilibatkan. Untuk masyarakat atau penonton yang datang, pihaknya mempersiapkan tempat parkir di persimpangan jalan.

Aturan itu berlaku untuk semua masyarakat yang tidak terlibat dalam gelaran JFC. Pengecualian, tambah Agus, bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang diberikan stan di beberapa tempat yang disediakan Pemkab Jember. "Ini dilakukan untuk menghidupkan ekonomi kerakyatan," pungkasnya. (sil/c2/dwi) Editor : Safitri
#Jember #Headline #JFC