Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jember Bakal Malu Jika Opening Porprov di JSG Gagal

Safitri • Jumat, 17 Juni 2022 | 16:39 WIB
ilustrasi
ilustrasi
AJUNG, Radar Jember - Opening atau pembukaan Porprov Jatim VII di Jember, sudah terjadwal dan direncanakan 25 Juni mendatang. Momen akbar itu akan menampilkan semarak penyambutan untuk memeriahkan even dua tahunan yang diikuti semua kabupaten/kota se-Jawa Timur.

BACA JUGA : Cerita di Balik Pembuatan Galaxy Movie Studio 2022 “Seperti Sediakala”

Ribuan pasang mata, pastinya sudah siap memenuhi Stadion Jember Sport Garden (JSG) sebagai lokasi Grand Opening Porprov. Namun ekspektasi kemeriahan itu masih diragukan, mengingat pekerjaan venue sejumlah cabor hingga petang kemarin, tak kunjung rampung. Terutama pada venue lintasan atletik yang berlokasi persis memutari area lapangan JSG.

Belum selesainya pekerjaan lintasan atletik ini sudah "makan tumbal" dengan mengorbankan laga perdana sepakbola yang dihelat hari ini. Pertandingan tim sepakbola Jember dan Malang, harus rela pindah di Stadion Notohadinegoro, karena rehab atletik belum selesai. Kini jika lintasan atletik juga tak kunjung usai. Bukan tidak mungkin, ada potensi, Grand Opening Porprov menjadi "tumbal" berikutnya.

Rekanan penggarap venue lintasan atletik sempat menjanjikan pekerjaannya itu bakal selesai, sebelum opening dihelat. "Progress pekerjaan lintasan atletik sudah 75 persen, pasti bisa selesai (sebelum opening)," kata Direktur CV Guna Bhakti Syaiful Rizal, kontraktor penggarap lintasan atletik JSG.

Kontraktor asal Pasuruan ini menyebut, dia memulai pekerjaan dengan durasi kontrak sejak 12 April 2022. Masa akhir kontrak kerja yaitu bertepatan dengan agenda Grand Opening Porprov tanggal 25 Juni 2022. Nilai kontraknya mencapai Rp 3,8 miliar. Berdasar kontrak kerja, apabila pekerjaan belum selesai tanggal 25 Juni, tentu rekanan tak bisa disalahkan, lantaran kontraknya berbunyi demikian.

Rizal membeber, dengan perhitungan nilai kontrak dan rentang waktu yang disediakan, sebenarnya membutuhkan waktu sekitar empat bulan. Sementara jatah durasi kontrak yang dia dapatkan, hanya 2 bulan 15 hari. "Kami optimistis bisa selesai sebelum opening nanti," katanya meyakinkan.

Tanggal grand opening dan akhir kontrak kerja venue atletik yang berbarengan itu, jelas merembet pada persiapan panitia porprov beserta tim dalam melakukan persiapan. Bahkan berpotensi bertabrakan. Sebab, di tengah-tengah orang sedang melakukan pekerjaan sesuai kontrak kerja, bisa jadi tim beserta kru yang akan tampil ketika opening latihan-latihan.

Adanya latihan-latihan ini pun dibenarkan, Bambang Cipto Wibowo, Sekretaris Dispora Jember. "Sejak kemarin para penari, sudah melakukan latihan. Panitia juga telah melakukan persiapan-persiapan," bebernya. Sementara di lokasi juga masih ada pekerjaan fisik.

Menurut Bambang, persiapan demi persiapan untuk memeriahkan grand opening sudah dilakukan sejak beberapa hari terakhir. Direncanakan, pada tanggal 18 Juni besok, panitia sudah mulai melakukan loading barang-barang kebutuhan untuk setting tempat maupun setting acara di JSG.

Sebab, opening porprov nantinya bakal menyuguhkan sekitar 1.500 penari yang menunjukkan tari-tarian khas Jember. Seperti Tari Labako, Tari Sadeng, dan beberapa Tari Kolosal. Selain itu juga menampilkan 1.000 pesenam yang akan perform Senam Watu Ulo.

Bambang menilai, sebagaimana hasil koordinasinya dengan stakeholder penyelenggara porprov lainnya, dia memastikan pekerjaan venue lintasan atletik itu selesai pada 20 Juni mendatang. Sehingga praktis, para kru dan tim panitia yang akan perform di opening, masih memiliki ruang untuk berlatih, atau penyiapan gladi kotor dan geladi bersih. "Kita akan lakukan gladi kotor dan bersih di tanggal 22 dan 23 Juni. Jadi ada jeda satu hari untuk evaluasi. Sehingga di tanggal 25 Juni kita sudah siap menyambut opening porprov," urai Bambang.

Bambang juga memastikan bahwa pekerjaan lintasan atletik hingga petang kemarin sudah on progress yang cukup baik. Dia cukup optimistis bahwa pekerjaan itu akan selesai pada 20 Juni mendatang. Termasuk pekerjaan gapura dan perbaikan jalan yang menjadi akses masuk dari gapura JSG ke pintu-pintu masuk JSG. "Tinggal finishing saja. Insya Allah Minggu-minggu ini sudah ready," imbuhnya.

Sementara itu Ketua Supporting Kegiatan Porprov Jatim VII di Jember Adi Kurniawan, hingga petang kemarin belum memberikan tanggapan. Kendati Jawa Pos Radar Jember sempat beberapa kali mencoba mengonfirmasi via telepon maupun pesan singkat. Adi masih irit bicara untuk membeberkan bagaimana persiapan panitia supporting porprov ketika diketahui berpotensi berbenturan dengan pekerjaan rehab venue lintasan atletik.

Sementara, Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni mengatakan, pekerjaan venue atletik diharapkan tidak mengganggu persiapan opening porprov. Apalagi, sudah diwanti-wanti oleh DPRD. Dewan menilai, kegagalan JSG menghelat laga sepak bola hingga harus berpindah ke Stadion Notohadinegoro, sudah cukup fatal. Karenanya, stakeholder yang mengurus porprov, sudah wajib memastikan kelancaran persiapan hingga pembukaan porprov nantinya.

"JSG sudah gagal menghelat sepakbola. Berikutnya opening ini harus benar-benar dipastikan, jangan sampai nanti pekerjaan venue menabrak opening porprov. Jember bisa malu di mata kabupaten/kota se-Jatim," pintanya. (mau/c1/nur) Editor : Safitri
#Jember #Headline #Porprov