BACA JUGA : Pasar Hewan Ditutup 14 Hari
Salah satu misa kudus dilaksanakan di Gereja Katolik Santo Yusuf Jember. Seperti direncanakan, ada tiga sesi ibadah misa kudus di gereja tersebut. Setiap sesi dibatasi 300 jemaat saja.
Pada momen itu pun, Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo sempat turun langsung melakukan pengamanan.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, ibadah berlangsung secara khusyuk, tenang, dan nyaman. Momen misa kali ini diakui banyak umat lebih membahagiakan karena berbeda dengan sebelumnya. Apalagi, ibadah misa sudah bisa dilaksanakan secara terbuka dan bisa berkumpul dengan keluarga.
Humas Gereja Katolik Santo Yusuf FX Yiddi Purwa Mardianta mengatakan, jemaat yang masuk ke gereja diharuskan mematuhi protokol kesehatan (prokes). Sebelum masuk gereja, seluruhnya juga diharuskan mencuci tangan. “Meskipun sudah kondisi aman, kami tetap menjaga protokol kesehatan,” katanya. Apalagi, hari raya kali ini dihadiri semua usia. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. Selain itu, ibadah di masing-masing gereja berjalan lancar seperti di gereja itu.
Yiddi menuturkan, selama peribadatan berlangsung, kepolisian juga memantau jalannya hari raya tersebut. “Pertengahan misa kedua tadi Pak Kapolres datang ke sini bersama rombongan. Mereka memantau kegiatan ibadah berjalan aman,” jelasnya. Pihak kepolisian, tambah Yiddi, mengimbau jemaat untuk langsung pulang setelah ibadah selesai.
Dikatakan, misa tahun ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Jemaat lebih leluasa menjalankan ibadah, setelah dua tahun tidak berjalan normal karena pandemi. “Kesan tahun ini sangat membahagiakan, karena jemaat bisa berkumpul kembali tanpa pembatasan yang ketat,” tandas Yiddi.
Hal itu juga dirasakan para jemaat ketika acara hendak dimulai. Semua datang tepat waktu, sesuai dengan imbauan dari gereja, “Walaupun kondisi cuaca gerimis, mereka sangat antusias untuk hari raya ini,” imbuhnya. (mg4/c2/nur) Editor : Safitri