Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kabar Pembongkaran JPO Hilang!

Safitri • Selasa, 24 Mei 2022 | 19:07 WIB
BELUM DIBONGKAR: JPO di Jalan Sultan Agung Jember yang rencananya dibongkar masih dimanfaatkan masyarakat hingga kemarin.
BELUM DIBONGKAR: JPO di Jalan Sultan Agung Jember yang rencananya dibongkar masih dimanfaatkan masyarakat hingga kemarin.
KEPATIHAN, Radar Jember - Rencana pembongkaran jembatan penyeberangan orang (JPO) di sepanjang Jalan Sultan Agung sepertinya tidak tuntas. Bagaimana tidak, setelah jembatan di samping Masjid Al-Baitul Amien dieksekusi, jembatan di Jalan Sultan Agung depan kantor BCA dan sekitar Jompo belum dieksekusi.

BACA JUGA: Warga Kesal Hadang Rombongan Knalpot Brong

Seperti diketahui, Pemkab Jember merencanakan membongkar semua JPO di sepanjang Jalan Sultan Agung tersebut. Pemerintah menilai bangunan penyeberangan berusia 20 tahun lebih tersebut telah lapuk dan tidak terawat.

Dikonfirmasi mengenai rencana kelanjutan pembongkaran JPO, Kabid Lalu Lintas Dishub Jember Dian Eka menyebut, belum ada pembahasan lebih lanjut. “Belum ada pembahasan apa pun mengenai tindak lanjut dari nasib JPO tersebut. Bahkan kami belum mengadakan rapat,” kata Dian. Selain itu, belum ada konsep jelas dari pemerintah setelah JPO samping Masjid Al-Baitul Amin dibongkar.

Dian mengatakan, Dishub tidak mempunyai rencana lanjutan mengenai pembongkaran seluruh JPO yang ada di sepanjang Jalan Sultan Agung. “Saya tidak paham mengenai itu, jadinya tidak ada keterangan yang bisa saya berikan,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Menyikapi hal itu, Ketua Komisi C DPRD Jember Budi Wicaksono menyebutkan, pembongkaran JPO di samping masjid tidak dikoordinasikan sebelumnya. “Paling tidak, pemkab menyampaikan aset itu dipergunakan untuk apa,” katanya. Apalagi, dua jembatan yang awalnya direncanakan dibongkar ternyata belum ada kabar pembongkaran tahap kedua dan ketiga.

Politisi Partai NasDem itu pun mengaku, Komisi C ataupun dewan juga akan menanyakan perihal itu. “Termasuk asetnya digunakan untuk apa, juga perlu dijelaskan,” ungkap pria yang akrab dipanggil Budi Pink itu. (mg4/c2/nur) Editor : Safitri
#Jember #Jember Hari Ini