alexametrics
26.4 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Warga Kesal Hadang Rombongan Knalpot Brong

Mobile_AP_Rectangle 1

SOLO, RADARJEMBER.ID- Knalpot dianggap telah mengusik masyarakat, karena suara knalpot tersebut memekakan telinga. Meski razia sudah dilakukan polisi, namun mereka masih nekat berkeliaran di jalanan. Geram dengan aksi itu, sejumlah warga nekat menghadang rombongan pemotor knalpot brong tersebut, hal ini dilakukan untuk  memberi pelajaran kepada mereka.

Aksi penghadangan warga ini terjadi di ruas Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di traffic light Kleco, Kecamatan Laweyan Minggu (22/5) dinihari. Diduga sejumlah warga emosi karena para pemotor tersebut sengaja menggeber sepeda motor mereka sembari menunggu APILL menyala hijau.

Dalam video yang beredar tampak sejumlah pengendara sepeda motor menggeber motornya di traffic light Kleco. Saat itu sejumlah warga mendatangi mereka, lalu dua motor langsung tancap gas,  namun apes ada dua pengendara sepeda motor berknalpot brong sempat ditendang dan dihampiri sekumpulan warga.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Setiap Jumat malam dan Sabtu malam minggu  biasa ada kegiatan motor berknalpot brong berhenti di lampu merah (traffic light). Mereka gebar-geber motornya sambil melaju dengan kecepatan tinggi. Itu mungkin warga sudah resah jadi kemungkinan warga main hakim sendiri,” kata Denny, relawan Pawartos.

Ia  mengaku mendapat kiriman video itu dari followers akun Instagram @parwartoskartasura.Sementara itu, Kapolsek Laweyan AKP Galuh Pandu Pandega membenarkan adanya kejadian itu. Namun, sampai kemarin belum ada laporan ke Polsek Laweyan.

Agar kejadian serupa tidak terulang kembali, Galuh mengimbau masyarakat saat berkendara lebih memperhatikan kelengkapan berkendara sesuai standar dan tidak mengganggu kondusifitas masyarakat.Polisi akan terus melakukan pantauan  agar knalpot brong tidak ada lagi sehingga tidak meresahkan warga.

- Advertisement -

SOLO, RADARJEMBER.ID- Knalpot dianggap telah mengusik masyarakat, karena suara knalpot tersebut memekakan telinga. Meski razia sudah dilakukan polisi, namun mereka masih nekat berkeliaran di jalanan. Geram dengan aksi itu, sejumlah warga nekat menghadang rombongan pemotor knalpot brong tersebut, hal ini dilakukan untuk  memberi pelajaran kepada mereka.

Aksi penghadangan warga ini terjadi di ruas Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di traffic light Kleco, Kecamatan Laweyan Minggu (22/5) dinihari. Diduga sejumlah warga emosi karena para pemotor tersebut sengaja menggeber sepeda motor mereka sembari menunggu APILL menyala hijau.

Dalam video yang beredar tampak sejumlah pengendara sepeda motor menggeber motornya di traffic light Kleco. Saat itu sejumlah warga mendatangi mereka, lalu dua motor langsung tancap gas,  namun apes ada dua pengendara sepeda motor berknalpot brong sempat ditendang dan dihampiri sekumpulan warga.

“Setiap Jumat malam dan Sabtu malam minggu  biasa ada kegiatan motor berknalpot brong berhenti di lampu merah (traffic light). Mereka gebar-geber motornya sambil melaju dengan kecepatan tinggi. Itu mungkin warga sudah resah jadi kemungkinan warga main hakim sendiri,” kata Denny, relawan Pawartos.

Ia  mengaku mendapat kiriman video itu dari followers akun Instagram @parwartoskartasura.Sementara itu, Kapolsek Laweyan AKP Galuh Pandu Pandega membenarkan adanya kejadian itu. Namun, sampai kemarin belum ada laporan ke Polsek Laweyan.

Agar kejadian serupa tidak terulang kembali, Galuh mengimbau masyarakat saat berkendara lebih memperhatikan kelengkapan berkendara sesuai standar dan tidak mengganggu kondusifitas masyarakat.Polisi akan terus melakukan pantauan  agar knalpot brong tidak ada lagi sehingga tidak meresahkan warga.

SOLO, RADARJEMBER.ID- Knalpot dianggap telah mengusik masyarakat, karena suara knalpot tersebut memekakan telinga. Meski razia sudah dilakukan polisi, namun mereka masih nekat berkeliaran di jalanan. Geram dengan aksi itu, sejumlah warga nekat menghadang rombongan pemotor knalpot brong tersebut, hal ini dilakukan untuk  memberi pelajaran kepada mereka.

Aksi penghadangan warga ini terjadi di ruas Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di traffic light Kleco, Kecamatan Laweyan Minggu (22/5) dinihari. Diduga sejumlah warga emosi karena para pemotor tersebut sengaja menggeber sepeda motor mereka sembari menunggu APILL menyala hijau.

Dalam video yang beredar tampak sejumlah pengendara sepeda motor menggeber motornya di traffic light Kleco. Saat itu sejumlah warga mendatangi mereka, lalu dua motor langsung tancap gas,  namun apes ada dua pengendara sepeda motor berknalpot brong sempat ditendang dan dihampiri sekumpulan warga.

“Setiap Jumat malam dan Sabtu malam minggu  biasa ada kegiatan motor berknalpot brong berhenti di lampu merah (traffic light). Mereka gebar-geber motornya sambil melaju dengan kecepatan tinggi. Itu mungkin warga sudah resah jadi kemungkinan warga main hakim sendiri,” kata Denny, relawan Pawartos.

Ia  mengaku mendapat kiriman video itu dari followers akun Instagram @parwartoskartasura.Sementara itu, Kapolsek Laweyan AKP Galuh Pandu Pandega membenarkan adanya kejadian itu. Namun, sampai kemarin belum ada laporan ke Polsek Laweyan.

Agar kejadian serupa tidak terulang kembali, Galuh mengimbau masyarakat saat berkendara lebih memperhatikan kelengkapan berkendara sesuai standar dan tidak mengganggu kondusifitas masyarakat.Polisi akan terus melakukan pantauan  agar knalpot brong tidak ada lagi sehingga tidak meresahkan warga.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/