Baca Juga : Lima Hari Hilang, Warga Lumajang Ditemukan Meninggal di Jurang
Badut saat ini merupakan hal yang lumrah di kalangan warga. Apalagi bukan hanya ada di Jember. Saat ini sering ditemukan badut berada di jantung kota Jember.
Badut tersebut sekali pun tujuannya menghibur, namun tetap saja seperti pengamen. Meski tidak meminta uang secara langsung, namun aktivitasnya untuk tujuan mencari uang. Dengan kata lain, bisa disebut mengamen dengan cara menghibur anak-anak.
Di sisi lain, keberadaan badut memang perlu diperhatikan. Sebab, jika mereka berada di alun-alun memang minim risiko. Namun, jika di jalan atau di simpang jalan, tentu akan mengganggu pengendara.
Ketika dikonfirmasi, Kasi Ketertiban Umum Satpol PP Jember Bagus Hendrawan mengarahkan agar Jawa Pos Radar Jember mengonfirmasi Kepala Bidang Penegakan Peraturan Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kabupaten Jember M Syamsu Rijal. Meski sempat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kabid PPHD Satpol PP belum merespons hingga berita ini ditulis, kemarin. "Sebaiknya memang menghadap langsung," jelas Bagus.
Jurnalis : mg5
Fotografer : Jumai
Redaktur : Nur Hariri Editor : Safitri