Kholili Elyas, salah seorang penggagas usaha tersebut mengungkapkan makan bayar pakai sholawat merupakan kegiatan bisnis di jalan Allah, "Kelompok Usaha Kalijaga Management ini beranggotakan empat orang, alasan makan bayar sholawat ini bertujuan untuk berbagi kepada mahasiswa tidak mampu dan anak jalan," terang Elyas.
Elyas yang juga mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Jember ini mengatakan bahwa warung yang mereka garap ini bernama Warung Edan, dimana siapapun boleh makan sepuasnya sesuai slogannya yakni mangane sak waregmu, lawuhe sak karepmu asal pembeli membaca sholawat.
Agar titik sasaran berbagi rezeki itu bisa dirasakan oleh semua orang, maka kelompok usaha asal Kecamatan Sukorambi menggelar aksi sosial Warung Edan itu berpindah tempat dari satu kampus ke kampus lainnya setiap hari Selasa pagi.
Lailatul Fitriah, anggota lainnya memaparkan, makan bayar dengan sholawat ini tercetus dari pengalaman pribadi saat menjadi mahasiswa, dimana kondisinya cukup memprihatinkan, terkadang untuk makan menunggu traktiran teman.
"Setiap kali Warung Edan menggelar kegiatan di kampus selalu habis diserbu mahasiswa dan anak jalanan, sementara bagi mereka yang non muslim tetap bisa menikmati makanan ala prasmanan tanpa harus membaca sholawat,'" tandas Lailatul. Editor : Radar Digital