Kejutkan Dunia! Donald Trump Tiba-tiba Ingin Presiden FIFA Gianni Infantino Jadi Bos Baru PBB!

Imron Hidayatullahh • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 15:29 WIB
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (kiri), bersama Presiden FIFA, Gianni Infantino. Trump dikabarkan menginginkan Infantino jadi Sekjen PBB. (instagram/gianni_infantino)
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (kiri), bersama Presiden FIFA, Gianni Infantino. Trump dikabarkan menginginkan Infantino jadi Sekjen PBB. (instagram/gianni_infantino)

Radar Jember - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dilaporkan berambisi mendorong Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, untuk menduduki kursi Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berikutnya.

Di mata Trump, Infantino dinilai memiliki talenta luar biasa dalam merangkul dan menyatukan berbagai pihak.

Kabar tersebut diungkap oleh media AS, New York Post, yang dilansir Anadolu Agency pada Rabu (22/7/2026), berdasarkan penuturan seorang sumber dari lingkaran dalam Trump.

Baca Juga: Kocak! FIFA Diduga Crop Foto Donald Trump di Perayaan Piala Dunia 2026, Akun Resmi Gedung Putih Malah Unggah Foto Ini!

Menurut penuturan sumber tersebut, Trump meyakini bahwa sosok Infantino mendapatkan penghormatan luas dari publik di seantero jagat. Trump, lanjut sang sumber, juga mengakui bahwa dia Infantino memiliki kemampuan istimewa untuk menyatukan orang-orang.

Infantino, yang saat ini menginjak usia 56 tahun, telah memegang kendali sebagai Presiden FIFA sejak 2016. Kedekatannya dengan Trump kian erat sepanjang gelaran Piala Dunia tahun ini.

Pria berpaspor Swiss tersebut beberapa kali memamerkan keakrabannya dengan orang nomor satu di AS itu, salah satunya saat menganugerahkan FIFA Peace Prize—sebuah penghargaan perdamaian perdana dari FIFA—kepada Trump pada Desember tahun lalu.

Hingga saat ini, pihak Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi mengenai kebenaran laporan tersebut.

Mencuatnya spekulasi ini bertepatan dengan kian dekatnya akhir masa jabatan Sekretaris Jenderal PBB saat ini, Antonio Guterres, pada Desember 2026 mendatang usai menuntaskan kepemimpinan selama dua periode.

Baca Juga: Belgia Sempat Olok Trump di Medsos Usai Tekuk AS, PM Bart De Wever Siap Counter jika Disinggung di KTT Nato

Sosok penerus Guterres nantinya akan mengemban amanat kepemimpinan selama lima tahun terhitung mulai 1 Januari 2027. Sesuai ketentuan Pasal 97 Piagam PBB, Sekretaris Jenderal ditetapkan oleh Majelis Umum berdasarkan rekomendasi dari Dewan Keamanan.

Untuk memuluskan langkahnya menuju kursi tertinggi PBB, Infantino wajib mengamankan dukungan dari 15 negara anggota Dewan Keamanan PBB.

Selain itu, pencalonannya juga harus terbebas dari ancaman veto lima anggota tetap Dewan Keamanan sebelum akhirnya diajukan untuk disetujui Majelis Umum PBB.

Langkah Trump ini berlatar belakang sikap kritisnya yang berulang kali menyemprot apa yang ia anggap sebagai kegagalan PBB dalam mengambil peran aktif menghentikan konflik global.

Pada tahun lalu, Trump menginisiasi pembentukan Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang dipimpin langsung oleh AS.

Manuver tersebut memicu rumor bahwa pemerintahannya tengah merancang wadah alternatif pengganti PBB dalam mengawal kesepakatan damai, termasuk rekonsiliasi antara Israel dan kelompok Hamas di Jalur Gaza.

Baca Juga: Skandal Politik Guncang FIFA! Gianni Infantino Diduga Main Mata dengan Donald Trump, Lebih dari 30 Anggota Parlemen Eropa Mengamuk!

Sejak kembali menduduki Gedung Putih, tahun lalu, Trump tercatat telah menyunat secara signifikan kucuran dana AS untuk PBB, sekaligus menarik keluar negaranya dari sejumlah badan di bawah naungan PBB, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

 

Editor : Imron Hidayatullahh
presiden fifa donald trump gianni infantino pbb