RADAR JEMBER - Nama Sri Mulyani Indrawati tercantum dalam dokumen yang dikenal sebagai Epstein Files semata karena posisinya di World Bank Group, tanpa adanya hubungan personal dengan Jeffrey Epstein. Hary Tanoesoedibjo muncul dalam konteks dokumen bisnis yang membahas relasi usaha dan proyek properti tertentu dengan Donald Trump.
Eka Tjipta Widjaja (alm.) disebut terkait arsip transaksi properti bernilai besar.
Joko Widodo (Jokowi) tercantum dalam kliping pemberitaan atau laporan analisis yang ikut terarsip, bukan sebagai korespondensi pribadi.
Sementara Soeharto (alm.) muncul dalam dokumen yang berkaitan dengan usulan penulisan buku.
Walaupun secara keseluruhan penyebutan nama tokoh Indonesia tersebut tidak menunjukkan keterlibatan dalam tindakan kriminal Jeffrey Epstein secara langsung.
Dokumen yang dimaksud berupa email internal tertanggal 18 Juni 2014 mengenai peluncuran President’s Delivery Unit (PDU), sebuah unit khusus di bawah Presiden World Bank yang bertugas memantau kinerja dan pencapaian target pengentasan kemiskinan secara real-time.
Pada periode itu, Sri Mulyani menjabat sebagai Managing Director dan Chief Operating Officer (COO) World Bank Group, posisi eksekutif tertinggi kedua di lembaga tersebut.
Dalam email tersebut, Sri Mulyani memberikan pernyataan resmi yang mendukung pembentukan PDU sebagai instrumen penguatan sistem pengukuran kinerja World Bank, termasuk percepatan penyaluran dana bantuan dan penyederhanaan proses birokrasi, khususnya pada komitmen International Development Association (IDA).
Tidak terdapat indikasi komunikasi langsung, kerja sama, pendanaan, maupun pertemuan antara Sri Mulyani dan Jeffrey Epstein dalam dokumen tersebut.
Email tersebut bersifat institusional dan ditujukan untuk internal World Bank, serta berisi kutipan kebijakan yang lazim disampaikan oleh pejabat senior dalam peluncuran unit strategis.
Masuknya dokumen ini ke dalam Jeffrey Epstein files lebih disebabkan oleh proses pembukaan arsip hukum yang luas, di mana berbagai korespondensi institusional yang tersimpan dalam jaringan atau arsip terkait World Bank turut terungkap, meskipun tidak memiliki kaitan langsung dengan perkara Epstein.
Editor : M. Ainul Budi