Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Diduga Tentara Amerika Tewas akibat Perang Korea Dianalisis Korsel dan AS

Safitri • Senin, 15 Mei 2023 | 22:59 WIB
Seorang prajurit membawa sebuah peti berisi sisa jenazah prajurit Amerika Serikat yang tewas saat Perang Korea dalam sebuah upacara di Pangkalan Udara Osan di Pyeongtaek, Korea Selatan, Jumat (27/7/2018).
Seorang prajurit membawa sebuah peti berisi sisa jenazah prajurit Amerika Serikat yang tewas saat Perang Korea dalam sebuah upacara di Pangkalan Udara Osan di Pyeongtaek, Korea Selatan, Jumat (27/7/2018).
Seoul, RADARJEMBER.ID - Menurut Kementerian Pertahanan Korsel, Korea Selatan dan Amerika Serikat pada Senin memulai identifikasi reguler gabungan terhadap kemungkinan jasad tentara AS yang tewas selama Perang Korea (1950-1953).

BACA JUGA : Tiket Wisata Murah Tanpa Asuransi

Selama dua hari jenazah yang diduga sebagai empat tentara AS itu diperiksa dan dilakukan oleh para pejabat dari tim penggalian jenazah perang Kementerian Pertahanan Korsel dan Badan Akuntansi POW/MIA Departemen Pertahanan AS (DPAA) di kantor tim di Seoul selatan.

Direktur Laboratorium DPAA John Byrd bergabung dalam pemeriksaan yang dilakukan pekan ini, yang akan fokus menganalisis usia, ras dan penyebab kematian jenazah tersebut berdasarkan catatan pertempuran dan laporan lainnya, menurut kementerian tersebut.

Satu jenazah lengkap ditemukan di bekas lokasi pertempuran Arrowhead Ridge di daerah perbatasan Cheorwon, yang terletak 85 kilometer timur laut Seoul, pada Mei 2021.

Sementara jenazah lainnya ditemukan di kota barat Seosan, yakni sekitar 100 kilometer barat daya Seoul, pada Maret tahun ini.

Berdasarkan analisis DNA sebelumnya oleh tim kementerian tersebut, jasad-jasad yang ditemukan di Arrowhead Ridge telah ditetapkan sebagai keturunan Eropa.

"Dalam rangka peringatan 70 tahun aliansi Korsel-AS, kami akan lebih memperkuat pertukaran timbal balik dan kerja sama, dan melanjutkan upaya untuk sampai akhir menemukan orang-orang yang masih dinyatakan hilang," kata Lee Keun-won, kepala tim penggalian jenazah perang dari kementerian tersebut.

Korsel dan AS telah melakukan pekerjaan analisis bersama jenazah terkait Perang Korea sebanyak dua sampai empat kali setiap tahun sejak berdirinya tim tersebut pada 2007. (*)

Foto : REUTERS/Kim Hong-Ji/Pool

Sumber Berita : Antara Editor : Safitri
#perang