Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

NASA Berikan Pandangan Alam Semesta dari Hasil Tangkapan Teleskop Webb

Safitri • Kamis, 14 Juli 2022 | 23:08 WIB
Caption Foto : 
Caption Foto : 
JAKARTA, RADARJEMBER.ID – Keindahan alam semesta yang diambil dari sebuah teleskop angkasa James Webb begitu memukau dengan menonjolkan keindahan semesta raya. Hasil tangkapan teleskop itu dipamerkan oleh Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA), yang diluncurkan tepat di momen Natal 2021.

BACA JUGA : Hamil akibat Diperkosa, Bocah 10 Tahun di Ohio Terpaksa Aborsi

Hasil itu memberikan pandangan baru mengenai alam semesta dan diharapkan bisa memberi gambaran penelitian antariksa di masa depan.

Seperti dikutip dari Reuters, ada lima gambar yang dipamerkan dan menunjukkan beragam fenomena kosmos yang paling berwarna serta hidup sepanjang sejarah. Misalnya seperti gambaran dua nebula yang tengah membentuk calon bintang baru serta dua set gugus galaksi.

NASA juga disiapkan menyajikan analisis spektrografis pertama dari Teleskop Webb terkait sebuah planet yang diperkirakan memiliki setengah massa Jupiter dan terletak lebih dari 1.100 tahun cahaya.

Dari fenomena-fenomena kosmos yang dipamerkan NASA itu, ada fenomena yang telah awam bagi para ilmuwan seperti kelompok galaksi berjarak 290 juta tahun cahaya bernama Stephan's Quintet.

Kelompok galaksi itu telah ditemukan sejak 1877, namun NASA menjanjikan gambaran serta tangkapan dari Teleskop Webb memberikan pandangan baru bagi para peneliti.

"Apa yang saya lihat menggerakkan saya sebagai seorang ilmuwan, sebagai seorang insinyur dan sebagai manusia," kata Wakil Administrator NASA Pam Melroy yang meninjau gambar-gambar itu.

Teleskop James Webb merupakan teleskop dengan sensor inframerah yang memakan biaya pembangunan sebesar 9 miliar dolar AS dan dikirim ke luar angkasa menggantikan Teleskop Luar Angkasa Hubble.

Benda yang digunakan untuk pengamatan di luar angkasa itu mengorbit dengan jarak 1,6 juta kilometer dari Bumi memantau fenomena- fenomena tak terbayangkan di luar angkasa.

Sensitivitas inframerahnya tak main-main sehingga memungkinkan Teleskop Webb mendeteksi sumber cahaya yang seharusnya tersembunyi dalam spektrum yang terlihat oleh debu dan gas.

Instrumen Webb juga membuatnya ideal untuk mencari tanda-tanda atmosfer yang berpotensi mendukung kehidupan di sekitar bumi seperti di Mars ataupun di satelit alami Saturnus bernama Titan.

Selain sejumlah penelitian yang sudah disiapkan untuk Teleskop Webb, temuan teleskop yang paling revolusioner mungkin bisa terjadi seperti saat Teleskop Hubble membuka bidang penelitian baru mengenai Dark Matter atau materi gelap. (*)

 

Editor : Yerri Arintoko Aji

Foto : via REUTERS/NASA

Sumber Berita : Antara Editor : Safitri
#nasa #semesta