BACA JUGA : Akibat Cuaca Buruk, Jaringan Listrik di Pamekasan Putus
Kepastian tersebut seperti disampaikan oleh jajaran Redline Kreasindo selaku promotor selaku promotor dalam konser tersebut usai bertemu Gibran Rakabuming Raka Wali Kota Surakarta, beberapa hari lalu.
Rionaldo Liputo, Direksi Redline Kreasindo telah komunikasi dengan Pemkot Surakarta perihal konser Agustus tahun ini itu. Perlu diketahui kini promotor tengah melakukan proses perizinan agar bisa menggunakan Stadion Manahan untuk tempat konser tersebut.
Konser Dewa 19 itu Diprediksi konser tersebut akan semeriah dengan konser dihelat di Jakarta International Stadium (JIS).“Konsepnya Dewa All Stars, jadi kolaborasi Dewa Indonesia sama Dewa di Amerika. Kami bawa ke Solo untuk titik pertama,” terang dia.
Liputo nenambahkan, pemilihan Stadion Manahan sebagai lokasi karena cukup luas, sehingga mampu menampung penonton konser dalam jumlah besar.Perlu diketahui, konser Dewa-19 dihelat di JIS kala itu, sekitaran 70 ribu penonton.
Pihak promotor mengharapkan bisa mengakomodasi 35-40 ribu fans Dewa 19 saat konser di Stadion Manahan itu. “Baladewanya besar. Surabaya mewakili Jawa Timur. Solo mewakili Jawa Tengah. Sisanya di Bandung, dan Jakarta. Jadi kami main di 5 kota itu,” iimbu Liputo.
Meski demikian, ia masih menunggu arahan Pemkot Surakarta perihal pemanfaatan stadion tersebut menimbang masa renovasi Stadion Manahan masih berjalan guna persiapan Piala Dunia U-20 walau kemudian dibatalkan itu.
Sembari menunggu kepastian itu, Redline Kreasindo akan menggelar A Night at The Orchestra chapter 4 di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Solo, Sabtu (27/5/) mendatang.
Sebelum itu, Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Solo memastikan akan menyiapkan sejumlah event lain seiring batalnya Piala Dunia U-20 kemarin. Hal ini dilalukan guna menggerakkan roda perekonomian di kota bengawan. (*)
Editor:Winardyasto HariKirono
Foto:Istimewa
Sumber Berita:Jawa Pos Radar Solo Editor : Safitri