RADAR JEMBER - Harga emas batangan di pasar domestik maupun global mencatatkan lonjakan signifikan pada perdagangan Kamis (19/3/2026).
Kenaikan ini dipicu oleh respon pasar terhadap hasil rapat kebijakan moneter Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) yang memberikan sinyal lebih longgar terkait proyeksi suku bunga di masa depan.
Setelah sempat tertahan di bawah level psikologis, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini melesat naik sebesar Rp22.000 menjadi Rp3.010.000 per gram.
Ini merupakan pertama kalinya harga emas domestik menembus angka Rp3,01 juta, dipicu oleh kombinasi kenaikan harga global dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Berikut rincian harga emas Antam hari ini (sebelum pajak):
0,5 gram: Rp1.555.000
1 gram: Rp3.010.000
5 gram: Rp14.825.000
10 gram: Rp29.595.000
Harga Buyback (Beli Kembali): Rp2.902.000 per gram.
Pasar Global: Emas Dunia Tembus $5.080
Di pasar spot global, harga emas (XAU/USD) terbang tinggi hingga menyentuh level $5.082 per troy ons pada sesi perdagangan pagi ini.
Kenaikan tajam ini terjadi setelah Federal Reserve mengisyaratkan potensi pemotongan suku bunga lebih awal di tahun 2026 karena data inflasi AS yang mulai mendingin.
Sentimen pendukung kenaikan harga emas hari ini meliputi:
Pelemahan Indeks Dolar: Dolar AS mengalami tekanan jual masif pasca-pengumuman FOMC, yang membuat emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.
Permintaan Safe Haven: Meskipun ada sinyal positif dari ekonomi AS, ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah tetap menjaga minat investor terhadap aset aman (safe haven).
Aksi Borong Bank Sentral: Laporan terbaru menunjukkan bank sentral di Asia dan Eropa Timur terus menambah cadangan emas mereka, yang memberikan dukungan fundamental pada harga.
Editor : M. Ainul Budi