Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Emas Antam Anjlok Rp77.000 Hari Ini! Harga Buyback Terjun Bebas di Tengah Ketegangan Perang Iran!

Imron Hidayatullahh • Rabu, 4 Maret 2026 | 13:30 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini
Harga Emas Antam Hari Ini

Radar Jember - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) mengalami koreksi dalam pada perdagangan hari ini.

Pantauan pada Rabu (4/3/2026) menunjukkan harga emas Antam merosot ke level Rp3.045.000 per gram, terpangkas Rp77.000 dibandingkan posisi kemarin.

Kejatuhan lebih dalam terasa pada harga pembelian kembali (buyback) yang kini berada di angka Rp2.794.000 per gram, turun drastis Rp107.000 dari hari sebelumnya.

Daftar Harga Emas Antam (04 Maret 2026):

Berat          Harga Dasar                 Harga (+Pajak PPh 0.25%)

0.5 gr          Rp1.572.500               Rp1.576.431

1 gr             Rp3.045.000               Rp3.052.613

2 gr             Rp6.030.000               Rp6.045.075

3 gr             Rp9.020.000               Rp9.042.550

5 gr             Rp15.000.000             Rp15.037.500

10 gr           Rp29.945.000             Rp30.019.863

25 gr           Rp74.737.000             Rp74.923.843

50 gr           Rp149.395.000           Rp149.768.488

100 gr        Rp298.712.000            Rp299.458.780

250 gr        Rp746.515.000            Rp748.381.288

500 gr        Rp1.492.820.000         Rp1.496.552.050

1000 gr      Rp2.985.600.000         Rp2.993.064.000

 

Mengapa Harga Emas "Ambrol"?

Koreksi tajam emas Antam mengekor kejatuhan harga emas dunia yang ditutup pada level US$5.088,6 per troy ons—anjlok 4,39 persen.

Ini merupakan level penutupan terendah sejak medio Februari. Setidaknya ada tiga faktor utama di balik tren bearish ini:

  1. Keperkasaan Dolar AS

Dollar Index menguat 0,7 persen ke level 99,072. Karena emas dibanderol dalam dolar, penguatan greenback membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga permintaan pun menyusut.

  1. Sentimen Perang di Iran

Konflik di Iran memicu kekhawatiran lonjakan harga energi. Skenario ini diprediksi akan mengerek inflasi dan membatasi ruang bagi Bank Sentral AS (The Fed) untuk menurunkan suku bunga.

  1. Suku Bunga Tinggi Lebih Lama

Pelaku pasar kini meyakini The Fed hanya akan memangkas suku bunga sekali sebanyak 25 basis poin di tahun 2026. Sebagai aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset), emas menjadi kurang menarik saat suku bunga tetap tinggi.

Bagi para investor, fluktuasi ini menjadi pengingat bahwa emas tetap dipengaruhi oleh dinamika geopolitik global dan kebijakan moneter Amerika Serikat.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#konflik AS Iran #emas antam #buyback #harga emas hari ini