Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pertegas Penertiban di Pasar Tanjung untuk Kebaikan Bersama

Safitri • Senin, 22 Mei 2023 | 16:57 WIB
SUDAH BUKA: Suasana Jalan dr Wahidin samping Pasar Tanjung terlihat beberapa PKL yang sudah buka lapak sekitar pukul 15.00, kemarin.
SUDAH BUKA: Suasana Jalan dr Wahidin samping Pasar Tanjung terlihat beberapa PKL yang sudah buka lapak sekitar pukul 15.00, kemarin.
JEMBER KIDUL, Radar Jember - Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Tanjung Jember kini kembali semrawut. Terutama saat sore hari saat pedagang Pasar Tanjung  mendirikan lapaknya di sekitaran jalan yang mengakibatkan kemacetan.

BACA JUGA : Jam Buka Tutup PKL Tak Berfungsi, Kios Pedagang Pasar Induk Terhalang

Pedagang Pasar Tanjung, terutama yang mempunyai lapak di sekitaran pinggir jalan, mengakibatkan pedagang yang memiliki ruko tertutup oleh PKL Pasar Tanjung di sore hari. Hal tersebut juga pernah kerap dilaporkan oleh beberapa pihak pemilik ruko kepada UPTD Pasar Tanjung, tetapi belum ada tindak lanjut.

Edi Purnomo, pemilik ruko sembako di Pasar Tanjung, menyampaikan, para pedagang sudah sering lapor, namun tetap saja PKL di Jalan dr Wahidin tidak tertib. “Kami dulu sempat melaporkan terkait ruko kami yang tertutup, tetapi belum ada respons sampai sekarang. Malahan pihak PKL juga dikenakan biaya retribusi pedagang yang secara tidak langsung membuat kami semakin tidak ada harapan lagi terkait penertiban tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, pantauan Jawa Pos Radar Jember, PKL di Jalan dr Wahidin sudah mulai membuka lapak pada pukul 13.00.  Setiap harinya, para pedagang di pinggir jalan ini membayar retribusi sebesar Rp 6 ribu.

Selain itu, adanya keberadaan PKL di jalan tersebut dinilai tidak tertib aturan dan mengganggu lalu lintas pengguna jalan. Untuk itu, penertiban sesuai perda serta jam buka tutup diharapkan dapat dilakukan agar PKL lebih tertib.

Menurut Rudi Santoso, pedagang beras di Pasar Tanjung, keberadaan PKL saat ini tidak tertib aturan lagi. “Dulu pada tahun 2014, PKL di sekitar jalan telah disepakati untuk membuka lapak mulai pukul 16.00. Tetapi, sekarang semrawut. Tidak tertata dengan baik lagi,” ungkapnya.

Dengan adanya kondisi tersebut, para pedagang yang menyewa ruko di pasar merasa dirugikan. Sebab, PKL membuka lapak lebih awal. Bukan membuka pukul 16.00, melainkan ada yang membuka lapak pukul 13.00 atau 14.00.

Di sisi lainnya, Sugiono, pedagang ikan asin yang ada di sekitar Jalan dr Wahidin, menilai PKL di pinggir jalan sudah tertib. Mengenai waktu buka lapak, dirinya mengaku belum ada kesepakatan. Apalagi rata-rata PKL yang ada di sekitar jalan Pasar Tanjung didominasi pedagang baru. “Terkait waktu pembukaan lapak masih belum ada kesepakatan. Kami melapaknya juga hanya mengandalkan jalanan yang sepi. Rata-rata Pasar Tanjung sepi kendaraan sekitar pukul 13.00. Kami memanfaatkan waktu tersebut untuk membuka lapak,” ungkap Sugiono. (kim/c2/nur) Editor : Safitri
#Jember #Pasar