Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jangan Mandikan Ular dengan Sabun

Safitri • Selasa, 21 Maret 2023 | 17:50 WIB
KECIL TAPI MEMATIKAN: Anakan ular kobra yang berhasil diamankan Damkar Jember di perkampungan daerah Jalan Jayanegara. Pada pergantian musim seperti ini, damkar kerap kali mendapatkan laporan ada ular masuk ke permukiman warga.
KECIL TAPI MEMATIKAN: Anakan ular kobra yang berhasil diamankan Damkar Jember di perkampungan daerah Jalan Jayanegara. Pada pergantian musim seperti ini, damkar kerap kali mendapatkan laporan ada ular masuk ke permukiman warga.
JEMBER, RADARJEMBER.ID - Ular adalah hewan berdarah dingin yang banyak ditakuti orang. Namun, tidak jarang pula orang memiliki hobi memelihara bahkan beternak ular. Seperti binatang lainnya, memelihara ular juga ada cara perawatan khusus agar tidak mudah terserang penyakit, stres, kemudian mati.

BACA JUGA : Pawai Ogoh-Ogoh, Peringatan Budaya Menjelang Hari Raya Nyepi

Ketua Komunitas Reptile Warrior Jember Fengky Septiyan Adi Putra memiliki teknik perawatan tersendiri dalam memelihara ular-ularnya. Khususnya jenis reticulatus python atau sanca kembang yang banyak dimilikinya bersama teman-teman komunitasnya di Desa Ledokombo. Hal utama yang perlu dijaga adalah mengondisikan kandang agar nyaman ditempati.

Kebersihan kandang harus dijaga apabila ingin reptil tersebut tetap sehat. Kemudian, memastikan ventilasi di sekitar kandang cukup sebagai pasokan oksigen. Kandang tidak perlu besar dan lebar, karena ular termasuk hewan yang tidak terlalu aktif bergerak. Sehingga tidak membutuhkan banyak ruang.

Kebutuhan air bersih di dalam kandang juga harus dicukupi. “Wajib diberi air untuk kebutuhan minum dan berendam,” terang Fengky. Selama air tidak kotor, tidak harus diganti. Seperti terkena kencing dan feses ular. Asalkan selalu memastikan kebersihannya.

Ketika dirasa tubuh ular kotor, bisa dimandikan. Dia mengatakan, saat memandikan tidak boleh menggunakan sabun. Sebab, berpotensi besar air sabun masuk ke dalam mulut hewan melata tersebut. Hal itu bisa menjadi penyebab penyakit atau keracunan. “Ular punya sensor panas, hindari pakai sabun, yang penting memakai air dingin,” terangnya.

Fengky mengungkapkan, ular adalah hewan yang jarang sakit. Jika sakit pun, tambahnya, hanya seperti pilek. Namun, efeknya bisa membuatnya menolak makan hingga dua bulan. “Kalau sudah begitu lama-lama bisa mati,” tuturnya. (sil/c2/nur) Editor : Safitri
#Jember #ular