BACA JUGA : Bangunan Gedung Kian Ancam Penghijauan, Pentingkah Hari Sejuta Pohon?
Seperti tempat wisata alam di lahan Perhutani, Desa Pakis, Kecamatan Panti. Pengunjung terus berdatangan sejak pagi bahkan sampai malam. Mereka mengaku betah, karena lokasinya nyaman.
"Saya sudah bisa dipastikan datang ke tempat wisata yang lebih dikenal dengan Kampung Durian. Karena selain murah, juga nyaman buat anak-anak. Bisa mandi dengan sepuasnya. Cukup membayar uang parkir saja, masuknya gratis dan bebas mau ke mana saja," kata Rohma, 25, yang datang bersama anak dan suaminya.
Kini sedang musim durian, sehingga pengunjung bisa menikmati durian asli dari Desa Pakis. Anak-anak pun bisa sepuasnya mandi di sungai yang sumber airnya dari pegunungan Argopuro.
Ada tempat persewaan tenda di pinggir sungai. Ketika orang tua berada di tenda, anak-anaknya bermain ban di sungai. Bahkan ada pengunjung yang datang sejak pagi hingga sore hari. Namun, akses menuju tempat wisata Kampung Durian itu sebagian jalannya rusak. Sehingga pengunjung atau wisatawan perlu hati-hati. (jum/c2/nur) Editor : Safitri