Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Harga Telur Terus Naik Mendekati Rp 30 Ribu per Kilogram

Safitri • Selasa, 13 Desember 2022 | 20:57 WIB
SUMBER PROTEIN: Menjelang penutupan tahun, harga telur ayam ras terus mengalami kenaikan. Bahkan hampir Rp 30 ribu per kilogram.
SUMBER PROTEIN: Menjelang penutupan tahun, harga telur ayam ras terus mengalami kenaikan. Bahkan hampir Rp 30 ribu per kilogram.
JEMBER KIDUL, Radar Jember – Harga sejumlah bahan pangan terus merangkak naik. Terlebih lagi menjelang akhir tahun. Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan yakni telur ayam ras. Padahal, telur ayam ras menjadi sumber protein hewani yang murah untuk dikonsumsi masyarakat.

BACA JUGA : Puslapfor Polri Olah TKP Perkara Kebakaran Sirimau Ambon

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jember Bambang Saputro mengatakan, harga telur ayam ras memang mengalami kenaikan sejak beberapa hari lalu. Khususnya pada bulan Desember ini, permintaan akan telur ayam ras cukup tinggi. “Banyak acara di masyarakat, khususnya menjelang perayaan Natal dan tahun baru,” ujarnya.

Sampai saat ini Disperindag masih mengupayakan agar harga bahan pokok tetap stabil dan tidak naik terlalu tinggi. Harga telur ayam ras memang mengalami fluktuasi dan terbilang tidak menentu.

Bambang menambahkan, harga telur ayam ras berpengaruh terhadap perekonomian di Jember. Sebab, telur ayam ras merupakan komoditas yang banyak dibeli oleh masyarakat. Harga pakan ternak yang tinggi juga menjadi salah satu faktor penyebab kenaikan telur ayam ras.

Salah satu upaya Disperindag Jember untuk menurunkan harga telur yaitu mengadakan operasi pasar murah di pasar-pasar tradisional Jember. Ia menjelaskan, dengan adanya pasar murah dalam beberapa hari, masyarakat tidak perlu khawatir akan harga telur ayam ras yang menjulang tinggi.

Bambang memaparkan, pihaknya belum bisa memprediksi kenaikan telur ayam ras sampai kapan, karena permintaannya sampai saat ini masih tinggi. “Dan untuk ketersediaan stok telur ayam masih bisa dioptimalkan dan masih aman di 28 pasar tradisional,” tuturnya. (nan/c2/dwi) Editor : Safitri
#Jember #Telur