BACA JUGA: Semangat Ajaran Baru, Siswa di Jember Tetap Masuk meski Baru Sembuh
Per tanggal 16 Juli, harga cabai biasa di nominal Rp 74.333 per kilogram dan cabai rawit Rp 73.333 per kilogramnya. Harga itu pun sama pada hari kemarin (17/7). Menurut Vani Mareta Oktaviani , pedagang aneka sayuran dan bumbu di Pasar Tanjung, harga cabai sempat melonjak sampai Rp 100 ribu per kilogram, pekan lalu. Terlebih, menurutnya, banyak pedagang yang mengurangi pembelian karena warga juga mengurangi konsumsi cabai.
Vani menyebut, bila pasokan cabai dari para petani cukup melimpah, baik dari Jember maupun luar kota, maka harganya pun bakal turun. “Tapi kalau pasokannya terbatas, ya, harganya akan naik,” kata dia.
Vani mengungkapkan, harga cabai rawit di Pasar Tanjung pekan lalu belum stabil. Terjadi naik turun harga yang tak konsisten. “Pernah beberapa hari lalu mengalami penurunan dari Rp 90 ribu menjadi Rp 85 ribu per kilogramnya. Sedangkan cabai besar Rp 60 ribu per kilogram,” imbuhnya.
Sebagai informasi, komoditas cabai menjadi penyumbang tertinggi inflasi di Jember pada bulan Juni lalu, dengan memberikan andil atau sumbangan sebesar 0,32 persen. Inflasi Jember pada bulan Juni 2022 tercatat sebesar 0,71 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 112,35 persen. Dipicu oleh naiknya beberapa komoditas. Di antaranya cabai rawit, tomat, cabai merah, beras, bawang merah, dan telur ayam ras.
“Jadi, sekarang ini harga cabai masih belum stabil. Ya, tergantung pasokan cabainya dari petani,” pungkas Vani. (mg6/c2/bud)
Editor : Safitri