Vice President Customer Engagement & Operation PT. Hutchison 3 Indonesia, Juliande George Fransiskus mengatakan, pemindahan lokasi Tri Store ini bertujuan untuk mendekatkan layanan ke pelanggan. Apalagi, di tempat yang baru tersebut, layanan yang diberikan lebih bersifat jemput bola.
“Pindah ini karena kami punya misi. Misinya adalah selain mendekatkan diri, kami juga memiliki konsep bukan duduk menunggu pelanggan, tapi keluar dari Tri Store untuk mengundang masuk. Sehingga pelanggan nggak usah datang, tapi kita yang datangi mereka,” jelasnya.
Dia juga berharap, lokasi baru ini juga menjadi semangat baru bagi Tri untuk terus menggaet pelanggan setia. Utamanya, adalah anak muda yang merupakan generasi milenial. Kenapa generasi milineal? Karena saat ini Tri sudah menerapkan layanan berbasis digital. Apalagi, dikatakannya jaringan 4G milik operator Tri di Jember sudah sangat baik.
Untuk itu, dia berharap orang Jember gunakan tri. Meski Fransiskus juga menyatakan, bahwa jaringan tri masih belum sempurna di Jember. Tapi jika ada komplain dari pelanggan, Tri Indonesia sudah bisa melayaninya lewat media sosial, seperti facebook, twitter dan aplikasi berbasis android Bima+.
“Tri Strore juga ada. Dan kami ingin menyampaikan ke pelanggan, nggak usah takut kita selalu ada disini. Karena apa yang mereka laporkan pasti masuk ke pusat,” ujarnya.
Layanan berbasis digital inilah yang membuat Tri memiliki pelanggan anak muda yang cukup besar. Bahkan angkanya mencapai 80-90 persen dari total seluruh pelanggan, yang jumlahnya tercatat 33 juta di seluruh Indonesia. Tingginya angka generasi muda ini, kata dia, bisa dibuktikan dengan beberapa channel yang dipakai berinteraksi dengan pelanggan yang dimiliki.
Menurutnya, dua tahun lalu baru lima persen pelanggan yang berinterekasi lewat channel digital. Tapi sekarang angkanya sudah mencapai 50 persen. “Karena pelanggan milineal malas berinteraksi lewat telepon, atau datang ke Tri Store. Tapi cukup lewat medsos, atau chatting langsung melalui aplikasi Bima+,” jelasnya. (mg-4)
Fotografer : Indra Agustian
Reporter : Mahrus Sholih
Editor : Winardi Nawa Putra Editor : Radar Digital