BONDOWOSO, Radar Jember – Kinerja pelaksanaan anggaran di wilayah kerja KPPN Bondowoso menunjukkan capaian yang impresif pada semester I tahun 2026. Melalui evaluasi yang digelar, indikator kinerja pelaksanaan anggaran (IKPA) tercatat mencapai 98,66 persen, melampaui target yang ditetapkan.
Kepala KPPN Bondowoso Heru Kutanto menyampaikan, capaian tersebut mencerminkan pengelolaan keuangan negara oleh satuan kerja (satker) yang semakin baik dan terukur. Evaluasi ini sekaligus menjadi momentum untuk memotret kinerja sekaligus memberikan apresiasi kepada satker berprestasi. “Secara umum kinerja satker di wilayah kami sangat baik. IKPA mencapai 98,66 persen, ini sudah di atas target dan menunjukkan pengelolaan anggaran berjalan optimal,” ujarnya.
Baca Juga: KPPN Bondowoso Paparkan Kinerja, Pengelolaan APBN Rp 4,7 Triliun dan Tegaskan Layanan Tanpa Biaya
Penilaian IKPA sendiri didasarkan pada tujuh indikator utama. Dari keseluruhan indikator tersebut, mayoritas telah menunjukkan performa maksimal. Hanya terdapat beberapa aspek yang masih bisa dioptimalkan pada semester berikutnya, seperti penyesuaian antara target dan realisasi serta percepatan serapan pada beberapa komponen belanja.
Meski demikian, capaian penyerapan anggaran tetap berada pada jalur yang positif. Pada triwulan kedua, realisasi belanja pegawai, barang, dan modal terus bergerak meningkat mendekati target yang ditetapkan, sehingga turut menopang capaian IKPA secara keseluruhan. “Kami optimistis di semester kedua seluruh indikator bisa lebih maksimal. Beberapa yang belum optimal akan kami dorong melalui pendampingan dan pembinaan,” terang Heru.
Baca Juga: Peringati HAKORDIA 2025, KPPN Bondowoso Gaungkan Semangat 'SINKRON' Lawan Korupsi
Untuk menjaga tren positif ini, KPPN Bondowoso menyiapkan langkah strategis berupa bimbingan teknis, pendampingan langsung, serta forum konsultasi dengan satker. Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga konsistensi sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran.
Dalam kesempatan tersebut, KPPN juga memberikan penghargaan kepada satker dengan kinerja terbaik di seluruh wilayah kerjanya.
Di Kabupaten Bondowoso, kategori pagu besar diraih Polres Bondowoso sebagai peringkat pertama, disusul Rumkit Bhayangkara Bondowoso dan Pengadilan Agama Bondowoso. Sementara kategori pagu kecil, MTsN 4 Bondowoso menempati posisi teratas, diikuti Sekretariat Bawaslu dan MAN Bondowoso.
Untuk wilayah Situbondo, Kejaksaan Negeri Situbondo menjadi terbaik kategori pagu besar, disusul Polres Situbondo dan Rutan Kelas IIB Situbondo. Pada kategori pagu kecil, MTsN 1 Situbondo berada di posisi pertama, diikuti Pengadilan Agama Situbondo dan MAN 2 Situbondo.
Sementara di Kabupaten Probolinggo, kategori pagu besar diraih Pengadilan Agama Kraksaan sebagai peringkat pertama, disusul Polres Probolinggo dan KPU Kabupaten Probolinggo. Untuk kategori pagu kecil, Pengadilan Agama Kraksaan kembali menempati posisi pertama, diikuti Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo dan MAN 1 Probolinggo.
Adapun di Kota Probolinggo, Pengadilan Agama Probolinggo meraih peringkat pertama kategori pagu besar, disusul KPP Pratama dan Kantor Pertanahan. Sedangkan kategori pagu kecil, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Probolinggo menjadi yang terbaik, diikuti Pengadilan Agama Probolinggo dan MTsN Kota Probolinggo.
Secara makro, hingga Juni 2026 kinerja fiskal juga menunjukkan tren positif. Pendapatan tercatat mencapai Rp1,25 triliun, sementara belanja transfer ke daerah terealisasi 54,15 persen dari pagu Rp4,7 triliun atau tumbuh dibanding periode yang sama tahun lalu.
Belanja pemerintah pusat juga mencapai Rp494,1 miliar atau 50,3 persen dari total pagu Rp981,5 miliar. Selain itu, penyaluran gaji ke-13 berjalan lancar dengan realisasi Rp26,9 miliar kepada 6.326 penerima atau 93,87 persen. (faq)
Editor : Faqih Humaini