Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Rencana Pembuatan Peternakan Babi di Sumberwringin Bondowoso Bocor, Ratusan Warga Langsung Teken Penolakan

Ilham Wahyudi • Kamis, 28 Mei 2026 | 14:20 WIB
Ilustrasi peternak Babi, saat ini muncul informasi Pembuatan Peternakan Babi di Kecamatan Sumberwringin Bondowoso, Hal itu sontal ditolak warga. (Gemini.Ai)
Ilustrasi peternak Babi, saat ini muncul informasi Pembuatan Peternakan Babi di Kecamatan Sumberwringin Bondowoso, Hal itu sontal ditolak warga. (Gemini.Ai)

SUKOREJO, Radar Ijen - Rencana pembangunan peternakan babi di Dusun Panggung Utara, Desa Sukorejo, Kecamatan Sumberwringin mulai memicu polemik di tengah masyarakat.

Meski proyek tersebut belum dibangun dan masih dalam tahap perizinan, penolakan warga sudah bermunculan.

Bahkan, sekitar 150 warga dikabarkan telah menandatangani surat pernyataan penolakan terhadap rencana tersebut. Namun di sisi lain, ada pula sekitar 20 warga yang disebut menyatakan persetujuan.

Baca Juga: SMA Negeri 2 Bondowoso Berkualitas yang Berwawasan Lingkungan dan Mampu Bersaing di Era Global

Salah seorang warga berinisial IB mengatakan, hingga kini pembangunan peternakan belum dimulai karena masih dalam proses pengurusan izin kepada warga maupun pemerintah desa.

"Belum dibangun, masih dalam proses pembangunan. Masih minta ijin ke warga dan Kades," ujarnya dalam bahasa Madura.

Menurut IB, mayoritas warga yang mengetahui rencana itu langsung menyampaikan keberatan. Kekhawatiran utama warga bukan semata soal bau, tetapi dampak sosial dan lingkungan yang bisa muncul jika peternakan babi benar-benar berdiri di wilayah tersebut.

"Kalau cuma bau tidak jadi masalah. Lalu bagaimana, disini kan bukan Bali," ujarnya.

Baca Juga: Si Pasa, Sapi Asal Tapen Bondowoso Jadi Kurban Presiden Prabowo

Warga sendiri mulai mengetahui adanya rencana pembangunan peternakan setelah muncul kabar investor membeli lahan pertanian seluas sekitar 20 hektare di kawasan tersebut.

Lahan yang selama ini digunakan untuk aktivitas pertanian itu kemudian disebut akan dialihkan menjadi area peternakan babi.

Informasi tersebut semakin kuat setelah beredar kabar adanya permohonan persetujuan kepada kepala desa dan sosialisasi kepada warga.

"Sudah tahu semua, cuma memang menolak warga," ujarnya.

Baca Juga: Begini Klarifikasi Kepolisian Soal Teror Pocong di Bondowoso yang Viral, Warga Sebut Mendengar Tapi Tak Berani?
Sementara itu, Kepala Desa Sukorejo Sumarni saat dihubungi belum memberikan respons terkait polemik tersebut.

Dalam beberapa hari terakhir, penolakan juga mulai ramai di media sosial melalui sejumlah flyer yang beredar dari salah satu sayap organisasi. Namun pihak yang menyebarkan flyer tersebut belum bersedia memberikan keterangan lebih lanjut. (ham)

Editor : Ilham Wahyudi
#polemik ijazah jokowi #peternakan babi #Sumberwringin Bondowoso #warga #Bondowoso