BANDILAN, Radar Ijen - Kebakaran rumah kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bondowoso. Kali ini, peristiwa tersebut menimpa rumah milik warga Desa Bandilan, Kecamatan Prajekan, Rabu (15/4) sekitar pukul 10.15.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Rumah milik Munir yang berada di RT 2/RW 3 dilaporkan hangus dilalap si jago merah. Peristiwa itu pertama kali diketahui saat pemilik rumah kembali dari kediaman tetangga dan mendapati api sudah membesar serta melalap sebagian besar bangunan.
Baca Juga: Peluang Kerja Besar-Besaran: Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola KDMP dan KNMP
Kabid Damkar Satpol PP Bondowoso, Vara Tedi, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 10.35 dari warga setempat. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
“Begitu menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dan melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya,” ujarnya.
Dalam proses kejadian, pemilik rumah sempat berupaya menyelamatkan hewan ternaknya. Beruntung, sapi miliknya berhasil dievakuasi sebelum api semakin membesar dan menghanguskan bagian rumah lainnya.
Petugas Damkar Bondowoso mengerahkan sejumlah armada, di antaranya unit carcentro, water supply, rescue, serta patroli linmas.
Proses pemadaman berlangsung cukup intens hingga api berhasil dikendalikan dan tidak menjalar ke rumah warga lain di sekitar lokasi.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas juga melakukan asesmen di lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Selain itu, dilakukan pengisian ulang air serta pembersihan armada sebelum kembali ke markas komando (mako).
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Yang jelas, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian material diperkirakan sekitar Rp 60 juta,” tambahnya.
Peristiwa tersebut turut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polsek Prajekan, Babinsa, perangkat desa, hingga warga sekitar yang bahu-membahu membantu proses pemadaman.
Pihak Damkar juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat meninggalkan rumah dalam kondisi kosong. (faq/bud)
Editor : M. Ainul Budi