NANGKAAN, Radar Ijen - Pengerjaan Jembatan Sentong sudah resmi dimulai hari ini (15/4). Pengeboran mulai dilakukan menggunakan alat berat.
Meski demikian, warga masih tetap dapat melintas di atas Jembatan Sentong. Karena struktur jembatan lama belum dibongkar total.
Pantauan di lapangan, sejumlah warga masih berlalu lalang dengan berjalan kaki. Sebagian lain, menggunakan sepeda ontel.
Baca Juga: Banyak Sekolah Rusak di Bondowoso, Klaim Perbaikan Urusan Pemerintah Pusat
Meski demikian, warga tetap harus memperhatikan faktor keselamatan. Selain, kondisi jembatan yang memprihatinkan. Terdapat banyak material di sekitar lokasi.
Tampak di lokasi tumpukan besi spiral bore pile, dua alat berat serta sejumlah pekerja yang tengah sibuk menjalankan tugasnya masing-masing.
Mandor penggantian Jembatan Sentong, Hermawan menegaskan, meski pengerjaan sudah dimulai namun jembatan lama tidak langsung dibongkar.
“Warga masih bisa melintas. Tapi agak sulit lah, karena banyak material, banyak orang kerja dan alat berat di tengah jalan,” ujarnya.
Diketahui, BPBD Bondowoso juga menyiapkan jembatan darurat di sebelah barat Jembatan Sentong. Hal tersebut dapat digunakan pejalan kaki untuk menyeberang.
Baca Juga: Gerbang Tol Prosiwangi Resmi Dibuka, Mobilitas ke Bondowoso Melesat
Namun, saat ini jembatan darurat yang dianggarkan Rp 75 juta itu, masih dalam tahap pengerjaan. Ditarget rampung dalam 14 hari.
Proses pengerjaan jembatan darurat itu, dimulai sejak Minggu (12/4) lalu. Strukturmya menggunakan kayu, sehingga aman untuk dilalui warga.
Rencananya, jembatan darurat itu hanya untuk pejalan kaki. Meski secara kekuatan, dapat dilalui oleh pengendara roda dua. (*)
Editor : Ilham Wahyudi