Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Seleksi Ketat dan Klaim Tanpa Pungutan, Pemkab Bondowoso Siap Bentuk Paskibra 2026 yang Punya Karakter Kuat

Faqih Humaini • Kamis, 2 April 2026 | 15:27 WIB
MENYIMAK: Sejumlah calon Paskibraka saat mengikuti seleksi tahap pertama, kemarin (31/3). (FAQIH/RJ)
MENYIMAK: Sejumlah calon Paskibraka saat mengikuti seleksi tahap pertama, kemarin (31/3). (FAQIH/RJ)

KOTA KULON, Radar Ijen - Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Sekretaris Daerah, Fathur Rozi, resmi memulai proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026.

Proses ini dirancang ketat dan transparan guna menjaring generasi muda terbaik yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki karakter kuat sebagai calon pemimpin masa depan.

Fathur Rozi menegaskan, seleksi Paskibraka bukan sekadar mencari petugas pengibar bendera.

Baca Juga: Dari Prajekan hingga Kota, Pemkab Bondowoso Terus Komitmen Aspal Jalan Sampai Mulus

Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas, disiplin, dan berjiwa nasionalisme tinggi. “Kami berharap peserta yang terpilih mampu menjadi teladan, tidak hanya saat bertugas, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, Selasa (31/3).

Menurutnya, Pemkab Bondowoso menaruh perhatian serius terhadap proses seleksi agar berjalan objektif dan bebas dari intervensi. Setiap tahapan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan tim profesional, sehingga hasil yang diperoleh benar-benar mencerminkan kualitas peserta.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Ahmad menjelaskan bahwa calon peserta harus melewati serangkaian tahapan seleksi yang cukup ketat. Mulai dari seleksi administrasi, pemeriksaan kesehatan, pemahaman Peraturan Baris Berbaris (PBB), hingga tes kesamaptaan atau fisik.

Baca Juga: Membaca Pembangunan dengan Data, Bukan Sekedar Metafora

Tak hanya itu, peserta juga diuji melalui tahapan wawancara yang menitikberatkan pada aspek kepribadian dan ideologi.

“Seluruh proses tidak dipungut biaya apapun. Namun peserta wajib memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, baik dari sisi administrasi, fisik, maupun mental,” tegasnya.

Ahmad mengungkapkan, dari total 172 siswa yang mengikuti tes wawasan kebangsaan dan intelegensia umum, sebanyak 155 peserta dinyatakan lulus. Rinciannya, 90 peserta putra dan 65 peserta putri.

Sementara 17 peserta lainnya dinyatakan tidak lulus, terdiri dari 13 putra dan 4 putri.

Para peserta yang lolos tahap awal ini akan melanjutkan ke seleksi berikutnya.

 Pemkab Bondowoso optimistis akan melahirkan Paskibraka berkualitas yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional, sekaligus mengharumkan nama daerah di momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. (faq/bud)

Editor : M. Ainul Budi
#Paskibra #seleksi #Bondowoso