Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bondowoso Masih Dalam Fase Cuaca Ekstrem, Angin Kencang Terjang Kawasan Botolinggo

Faqih Humaini • Selasa, 31 Maret 2026 | 17:15 WIB
TINJAU LANGSUNG: Petugas saat mengecek kondisi rumah warga terdampak angin kencang, kemarin (30/3)
TINJAU LANGSUNG: Petugas saat mengecek kondisi rumah warga terdampak angin kencang, kemarin (30/3)

KEMBANG, Radar Ijen – Cuaca ekstrem masih membayangi wilayah Kabupaten Bondowoso. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat kejadian angin kencang yang merusak atap rumah warga di Desa Gayam, Kecamatan Botolinggo, Minggu (29/3) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, saat hujan dengan intensitas sedang disertai angin kencang melanda kawasan tersebut.

 Dua rumah milik warga atas nama Sudi dan Misnabiya dilaporkan mengalami kerusakan ringan pada bagian atap.

Kepala BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, menegaskan bahwa kejadian ini menjadi indikasi kuat bahwa wilayah Bondowoso masih berada dalam fase cuaca ekstrem.

Baca Juga: WADUH! Pemkab Bondowoso Tak Ada Anggaran Perbaikan Sekolah Rusak dari APBD

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Potensi angin kencang masih cukup tinggi, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, laporan kejadian diterima BPBD pada Minggu malam sekitar pukul 20.13 WIB dari pemerintah desa setempat. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim BPBD langsung bergerak melakukan asesmen lokasi dan memastikan kondisi warga terdampak.

“Pada Senin (30/3), kami telah melakukan asesmen sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya kerusakan ringan pada bangunan rumah,” jelasnya.

Baca Juga: Pemkab Bondowoso Terus Dorong Penguatan Koordinasi Pengelolaan Ijen Geopark

Kristianto menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan cuaca di sejumlah wilayah rawan.

BPBD juga telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan relawan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

“Koordinasi lintas sektor kami perkuat, termasuk dengan aparat desa dan masyarakat. Harapannya, setiap kejadian bisa segera ditangani dengan cepat dan dampaknya dapat diminimalisir,” tambahnya.

Hingga laporan ini disampaikan, kondisi cuaca di Desa Gayam, Kecamatan Botolinggo masih terpantau hujan sedang.

BPBD kembali mengingatkan warga agar menghindari aktivitas di luar rumah saat angin kencang terjadi, serta memastikan kondisi bangunan tetap aman guna mengantisipasi dampak lanjutan dari cuaca ekstrem. (faq/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#botolinggo #BPBD #cuaca ekstrem #Bondowoso