DABASAH, Radar Ijen - Idul Fitri selalu punya cerita berbeda di rumah Jeffry J. Rindengan. Di tengah suasana Lebaran, ia bukan sekadar menjadi tamu, melainkan bagian dari perayaan itu sendiri.
Bagi Pendeta Jeffry, Idul Fitri bukan sesuatu yang asing. Setiap tahun, ia merayakan hari kemenangan itu bersama keluarga besarnya yang beragama Islam. Tradisi yang sederhana, tetapi sarat makna.
Baca Juga: Republik Cendol: Gincu di Layar, Debu di Jalanan
Dari ruang tamu rumahnya, cerita tentang toleransi itu tumbuh. Ia menyebut, sebagian keluarga dari pihak istrinya memeluk Islam.
Momentum Lebaran pun menjadi ajang berkumpul. Mereka datang dari berbagai kota, Surabaya, Gresik, Krian, Jember, menyatu dalam suasana kekeluargaan di Bondowoso.
“Saya juga ikut open house di pendopo dan Ketua DPRD. Setelah itu kumpul bareng keluarga,” ujar Pendeta Jeffry.
Hari itu biasanya diisi dengan silaturahmi dari satu rumah ke rumah lain. Tawa anak-anak, obrolan ringan orang dewasa, hingga hidangan khas Lebaran menjadi pengikat suasana.
Baca Juga: Antrean Semu Program RANTAS
Di tengah momen tersebut, Jeffry punya kebiasaan kecil yang selalu ditunggu.
Yakni membagikan sedikit uang kepada keponakan yang belum menikah atau belum bekerja, juga kepada anak-anak di sekitar rumah.
“Istilah kami bukan THR-an, tapi hanya memberi sedikit kepada mereka saat bersilaturahmi,” tuturnya.
Tradisi itu semakin terasa hidup karena dukungan sang istri yang aktif sebagai Ketua PKK RT setempat. Lingkungan sekitar pun ikut merasakan hangatnya kebersamaan.
Di luar peran sebagai pendeta, Jeffry dikenal aktif dalam berbagai organisasi lintas iman.
Ia memimpin Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Bondowoso, sekaligus menjadi bagian dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bondowoso dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Bondowoso.
Aktivitas itu bukan sekadar jabatan. Ia menjalaninya sebagai komitmen pribadi untuk menjaga harmoni di tengah keberagaman.
“Saya pribadi berkomitmen dalam menjaga kerukunan dan solidaritas antarumat beragama di Bondowoso,” pungkasnya. (ham/bud)
Editor : M. Ainul Budi