TAMANSARI, Radar Ijen - Pemkab Bondowoso memperluas fasilitas digital di ruang publik. Sebanyak 29 CCTV dan 13 titik Wi-Fi gratis kini tersebar di sejumlah lokasi strategis, untuk mendukung keamanan, pemantauan lalu lintas, serta akses internet masyarakat.
Data dari Dinas Komunikasi dan Informatika Bondowoso menunjukkan kamera pengawas tersebut dipasang di sejumlah titik strategis yang memiliki aktivitas lalu lintas tinggi.
Beberapa lokasi pemasangan CCTV antara lain di Simpang Empat Pendopo, Pos dan Giro, SDN Kotakulon, kawasan Pom Tamansari bagian timur dan selatan, serta Pengairan barat dan timur.
Selain itu, CCTV juga terpasang di Simpang Tiga Ganesha Operation, Simpang Tiga Bataan Selatan dan Barat, Simpang Empat RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso, Bundaran Nangkaan, Simpang Empat Bank Jatim, Simpang Tiga Bataan, Simpang Pengadilan Agama Bondowoso, Pasar Induk Bondowoso, Pasar Tenggarang, Simpang Nangkaan, Simpang Pengairan, hingga kawasan Pasar Ikan Bondowoso.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bondowoso, Dwi Wahyudi, mengatakan pemasangan CCTV bertujuan mempermudah pemantauan arus lalu lintas serta membantu pengawasan keamanan.
Karena itu, kamera pengawas dipasang di titik-titik keramaian dan persimpangan jalan dengan volume kendaraan tinggi.
“Kami sandingkan dengan Polres, Satlantas ya. Misalnya tambahan barang bukti apabila ada kejadian laka,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Teknologi Informatika Diskominfo Bondowoso, Eka Kusuma Astuti, menjelaskan pemasangan CCTV dilakukan secara bertahap selama setahun terakhir.
Pengadaan perangkat tersebut dilakukan oleh dua instansi, yakni Dinas Perhubungan Bondowoso sebanyak 19 unit, sedangkan sisanya dipasang oleh Satuan Polisi Pamong Praja Bondowoso. “Diskominfo hanya menyiapkan jaringan internetnya,” jelasnya.
CCTV milik Dinas Perhubungan bahkan dapat diakses oleh masyarakat melalui laman resmi pemerintah daerah.
Sedangkan untuk CCTV milik Satpol PP masih akan dikoordinasikan terkait kemungkinan akses publik.
Hal itu bukan tanpa alasan, perangkat tersebut dilengkapi teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), yang mampu mendeteksi plat nomor kendaraan dan jenis kendaraan secara lebih detail.
“Untuk yang Satpol PP, masih kita koordinasikan apakah boleh dikonsumsi publik atau tidak,” pungkasnya. (ham/bud)
Editor : M. Ainul Budi