KADEMANGAN, Radar Ijen - Arus mudik Lebaran mulai terasa di Bondowoso. Sejak H-7 Idul Fitri lalu, jumlah penumpang bus di Terminal Bondowoso meningkat sekitar 30 persen. Di saat bersamaan, petugas memperketat pemeriksaan armada demi memastikan keselamatan pemudik.
Kasatgas Regu B Terminal Bondowoso, Iswadi, mengatakan lonjakan penumpang didominasi trayek jarak jauh, terutama tujuan Surabaya dan Madura.
“Sejak H-7 kemarin sudah ada peningkatan penumpang sekitar 30 persen dibanding hari biasa. Rata-rata peningkatan ini terjadi pada trayek panjang seperti tujuan Surabaya dan Madura, begitu juga sebaliknya,” ujarnya.
Baca Juga: Bupati Bondowoso Sidak BBM hingga Bahan Pokok, Warga Diminta Tenang Stok Diklaim Masih Aman
Menurutnya, peningkatan tersebut terjadi baik pada penumpang yang datang ke Bondowoso maupun yang berangkat ke luar daerah. Sementara itu, untuk trayek jarak pendek seperti Bondowoso–Jember–Situbondo, jumlah penumpang masih relatif normal.
“Kalau jalur pendek masih normal seperti hari-hari biasa karena kebanyakan penumpangnya masyarakat lokal,” tuturnya.
Dari sisi armada, Iswadi memastikan ketersediaan bus masih mencukupi. Untuk trayek jarak jauh, terdapat sekitar 15 armada yang beroperasi setiap hari dengan jadwal keberangkatan mulai pukul 03.00 hingga 18.30 WIB.
Salah satu armada yang melayani rute tersebut adalah PO AKAS dengan fasilitas ekonomi ber-AC. Sedangkan untuk trayek jarak pendek, tersedia sekitar 10 hingga 12 armada yang melayani rute lokal.
“Kalau nanti terjadi lonjakan penumpang yang signifikan, kami akan melakukan langkah darurat atau penambahan armada,” ungkapnya.
Baca Juga: Jaga Keamanan Mudik 2026, BPBD Jember Siagakan Tim Reaksi Cepat di Jalur Rawan Longsor Gumitir
Seiring meningkatnya mobilitas penumpang, petugas terminal juga memperketat pengawasan terhadap kelayakan kendaraan melalui kegiatan ramp check.
Pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh armada bus sebelum diberangkatkan untuk memastikan kondisi kendaraan benar-benar laik jalan.
“Unsur utama maupun unsur penunjangnya kami periksa semua, jika sudah berfungsi dengan baik baru kami izinkan berangkat,” terangnya. (ham)
Editor : M. Ainul Budi