Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bergerak Untuk Masyarakat, Komunitas di Bondowoso Ini Terus Upgrade Skill Tambal Jalan Agar Kualitasnya Tak Gampang Rusak

M. Ainul Budi • Senin, 16 Maret 2026 | 06:40 WIB
DIPERBAIKI: Sejumlah ruas titik masuk dalam radar perbaikan komunitas makelar akhirat beberapa waktu lalu. (FAQIH)
DIPERBAIKI: Sejumlah ruas titik masuk dalam radar perbaikan komunitas makelar akhirat beberapa waktu lalu. (FAQIH)

 

radar jember - KOMUNITAS relawan Makelar Akhirat kembali melanjutkan aksi tambal sulam jalan berlubang di sejumlah titik di Bondowoso. Memasuki putaran keempat, para relawan mengaku telah memperbaiki teknik pengerjaan agar kualitas tambalan aspal lebih kuat dan tidak mudah rusak.

Kegiatan penambalan dilakukan pada Sabtu (14/3) malam hingga Minggu (15/3) dini hari.

Relawan menutup lubang jalan di beberapa lokasi, mulai dari kawasan Kelurahan Sekarputih, Kecamatan Tegalampel, Jalan Kartini dekat Pendopo Bupati Bondowoso, hingga Desa Koncer Kidul, Kecamatan Tenggarang.

Founder Makelar Akhirat, Yusdeny Lanasakti, mengatakan pada awal kegiatan sempat muncul kritik terkait kualitas tambalan aspal yang dinilai cepat rusak. Ia mengakui pada tahap awal memang terjadi kerusakan karena faktor cuaca dan teknik pengerjaan yang masih disempurnakan.

Baca Juga: Antrean Semu Program RANTAS

 “Awal-awal memang sempat brodol karena hujan deras. Tapi sekarang teknik penambalannya sudah kita perbaiki, termasuk cara pemasangan dan pemadatan aspalnya,” kata Yusdeny.

Menurutnya, relawan kini lebih berhati-hati dalam proses penambalan agar hasilnya lebih tahan lama.

 Selain memperhatikan kondisi cuaca, proses penambalan juga dilakukan dengan metode yang lebih rapi sehingga aspal bisa menempel lebih kuat di permukaan jalan.

Dalam kegiatan tersebut, relawan menggunakan aspal jenis coldmix yang dinilai lebih praktis untuk penambalan lubang jalan.

Jenis aspal ini umum digunakan untuk perbaikan skala kecil karena tidak memerlukan proses pemanasan seperti hotmix.

Baca Juga: Wabup Bondowoso Tinjau Langsung Kondisi Jembatan Sentong Terkini, Ternyata Masih Digunakan Pejalan Kaki Untuk Menyeberang?

“Kalau untuk tambalan kecil memang paling efektif pakai coldmix. Hotmix biasanya dipakai untuk pembangunan jalan baru karena harus dipanaskan dalam jumlah besar,” jelasnya.

Yusdeny menegaskan, gerakan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap keselamatan pengguna jalan.

Selama masih ada dukungan donasi dari warga, kegiatan tambal sulam jalan berlubang oleh relawan Makelar Akhirat akan terus dilanjutkan. (faq/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#jalan rusak #Komunitas #Bondowoso