Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Polres Bondowoso Kerahkan Gegana, 25 Kg Mesiu Siap Edar Dimusnahkan

Ilham Wahyudi • Kamis, 5 Maret 2026 | 12:45 WIB

TERLATIH: Tim Gegana Brimob Bondowoso bersiap memusnahkan barang bukti berupa bubuk mesiu sebanyak 25 kilogram
TERLATIH: Tim Gegana Brimob Bondowoso bersiap memusnahkan barang bukti berupa bubuk mesiu sebanyak 25 kilogram

SUMBER KOKAP, Radar Ijen - Sebanyak 25 kilogram bahan peledak diduga untuk petasan dimusnahkan Polres Bondowoso di lokasi terpencil, Selasa (3/3). Barang bukti hasil Operasi Pekat itu disita dari seorang residivis yang diduga hendak menjualnya utuh seharga Rp 5 juta menjelang Lebaran.

Pemusnahan dilakukan jauh dari pemukiman warga, menggunakan metode disposal oleh Tim Gegana Brimob Bondowoso.

Alasannya, daya ledak bahan tersebut dinilai sangat berbahaya dan berisiko tinggi jika terjadi kesalahan penanganan.

Barang bukti itu merupakan hasil Operasi Pekat yang sebelumnya diamankan di Desa Taman, Kecamatan Grujugan. Polisi menetapkan satu tersangka berinisial AR dalam kasus tersebut.

Kasatreskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono, menjelaskan bahan peledak disita saat petugas mengamankan pelaku di rumahnya. AR diduga hendak memperjualbelikan mesiu ilegal tersebut menjelang atau setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Kami amankan dalam Operasi Pekat di Desa Taman, Kecamatan Grujugan, dengan satu tersangka berinisial AR,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan, total berat bahan peledak mencapai sekitar 25 kilogram. Rencananya, barang tersebut akan dijual seharga Rp 5 juta dan tidak dipecah dalam bentuk eceran.

Polisi mengungkap, tersangka AR bukan pemain baru. Ia diketahui merupakan residivis dalam kasus serupa. Pemasok barang berbahaya itu, juga dalam tahap pencarian petugas. Dia diketahui berinisial S, warga Probolinggo.

Selain itu, Wawan juga mengatakan, pemilihan lokasi pemusnahan bukan tanpa alasan. Dengan berat mencapai 25 kilogram, potensi daya ledaknya sangat besar dan bisa membahayakan warga jika dilakukan di area padat penduduk.

“Kalau 25 kilogram sangat besar sekali. Sebagai perbandingan, ledakan 1,5 kilogram di Situbondo saja sudah sangat kuat, apalagi ini 25 kilogram,” pungkasnya. (ham/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#Idul Fitri #gegana #Polres Bondowoso #brimob