radar jember - SETENGAH jam ditinggal menyemprot sawah, motor itu raib. Dua minggu Nor Faqih Arifin menunggu tanpa kepastian.
Rabu (18/2), harapan itu kembali menyala. Honda Supra-X miliknya berdiri lagi di halaman Mapolres Bondowoso.
Wajah Nor Faqih Arifin (29) tak bisa menyembunyikan rasa haru.
Warga Desa Pakisan, Kecamatan Tlogosari itu akhirnya kembali memegang stang motor Honda Supra-X miliknya yang hilang dua pekan lalu.
Motor tersebut dicuri saat ia menyemprot sawah di wilayah Kecamatan Pujer. Padahal kendaraan sudah dalam kondisi terkunci setir dan tergembok.
“Nyemprot setengah jam, saya kembali lagi ke lokasi sudah tak ada sepeda motornya,” tuturnya pelan.
Kehilangan itu sempat membuatnya terpukul.
Motor tersebut menjadi sarana utama aktivitas sehari-hari. Harapan datang setelah Polres Bondowoso berhasil mengungkap jaringan curanmor yang beraksi di sejumlah kecamatan.
Bagi Nor Faqih, detail penangkapan bukan hal utama.
Yang terpenting, motornya kembali. Kasus ini menjadi pengingat bahwa area persawahan dan jalan sepi masih menjadi titik rawan curanmor.
Polisi mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan. (ham/bud)
Editor : M. Ainul Budi