Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ingatkan Perda Tebang Satu Tanam Lima, PWI Bondowoso Gagas Tanam Satu Pohon, Wariskan Sejuta Oksigen Peringati HPN

Ilham Wahyudi • Rabu, 11 Februari 2026 | 19:04 WIB
KOMPAK: Ketua PWI Bondowoso, Sinca Ari Pangestu (kanan) bersama Sekda dan Ketua DPRD Bondowoso pasca melakukan penanaman.
KOMPAK: Ketua PWI Bondowoso, Sinca Ari Pangestu (kanan) bersama Sekda dan Ketua DPRD Bondowoso pasca melakukan penanaman.

DABASAH, Radar Ijen - Komitmen menjaga kelestarian hutan Bondowoso tak boleh berhenti pada seremoni.

Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir mendorong agar gerakan tanam pohon yang digagas PWI dalam momentum Hari Pers Nasional (HPN), menjadi pemicu menghidupkan kembali regulasi daerah tentang kehutanan.

Dhafir mengapresiasi inisiatif PWI Bondowoso yang mengusung tema Tanam Satu Pohon, Wariskan Sejuta Oksigen. Menurutnya, gerakan tersebut bukan sekadar simbolik, melainkan langkah konkret yang harus ditindaklanjuti dengan kebijakan yang lebih kuat.

“Saya masih ingat betul, pernah ada perda kehutanan waktu itu. Memotong satu pohon mengganti lima pohon, ini harus digalakkan lagi,” tuturnya.

Politikus senior itu bahkan mengingat adanya kebijakan progresif di masa lalu, yang mewajibkan calon pengantin menanam pohon sebelum akad nikah. Ia menilai semangat tersebut relevan untuk dihidupkan kembali di tengah ancaman degradasi lingkungan dan perubahan iklim.

“Mudah-mudahan ini menjadi motivasi kepada kita semua, apa yang dimulai oleh teman-teman PWI,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Fathur Rozi menyebut kegiatan penanaman pohon dalam rangka HPN dan HUT ke-80 PWI sebagai langkah inspiratif yang memberi dampak jangka panjang.

“Mari kita bersama-sama berkolaborasi, bersinergi, membangun Bondowoso menjadi lebih baik,” katanya.

Ia menekankan bahwa gerakan lingkungan harus menjadi kesadaran kolektif.

Menurutnya, menjaga ekologi bukan hanya untuk generasi sekarang, tetapi juga warisan bagi anak cucu.

“Bukan hanya kita yang mendapatkan manfaat dari penanaman pohon, tapi juga generasi kita, anak-anak kita,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut sarat nilai edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. Apalagi rangkaian acara juga dibarengi pasar murah, pengobatan gratis, dan donor darah.

“Ada nilai edukasi yang ditularkan, yang disampaikan kepada masyarakat tentang bagaimana kita menjaga kelestarian lingkungan,” pungkasnya. (ham)

Editor : M. Ainul Budi
#hpn #hari pers #PWI #Bondowoso