Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Angin Kencang Landa dua Kawasan Berbeda di Bondowoso, Pohon Tumbang Ganggu Pengendara

Faqih Humaini • Kamis, 25 Desember 2025 | 23:32 WIB
EVAKUASI: Petugas saat memindahkan pohon tumbang akibat angin kencang,
EVAKUASI: Petugas saat memindahkan pohon tumbang akibat angin kencang,

GRUJUGAN, Radar Ijen - Angin kencang memicu sejumlah kejadian pohon tumbang di jalur utama.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso mencatat sedikitnya dua peristiwa pohon tumbang di Jalan Raya Tamanan, masing-masing di Desa Kejawan, Kecamatan Grujugan dan Desa Koncer, Kecamatan Tenggarang, pada Rabu malam hingga kemarin pagi.

Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 09.30 WIB di Desa Kejawan, Kecamatan Grujugan kemarin (25/12) Dahan pohon patah akibat terpaan angin kencang dan membahayakan pengguna jalan yang melintas di jalur penghubung antarwilayah tersebut.

Laporan diterima BPBD dari masyarakat setempat dan langsung ditindaklanjuti oleh tim reaksi cepat.

Sementara itu, kejadian kedua dilaporkan lebih awal, yakni Rabu (24/12) sekitar pukul 20.14 WIB di Desa Koncer, Kecamatan Tenggarang.

Pohon tumbang dilaporkan akibat kondisi batang yang sudah lapuk dan roboh ke badan jalan.

Selain menghambat lalu lintas, kejadian ini juga berpotensi membahayakan pengendara karena melibatkan jaringan kabel listrik milik PLN.

Plt Kepala BPBD Bondowoso, Kristianto, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel untuk melakukan asesmen dan penanganan di lokasi kejadian.

“Begitu laporan masuk, Pusdalops bersama Tim Reaksi Cepat BPBD segera turun ke lapangan untuk memastikan kondisi dan mengambil langkah evakuasi yang diperlukan,” ujarnya.

Menurut Kristianto, pada kejadian di Desa Kejawan, proses evakuasi dapat dilakukan dengan cepat menggunakan gergaji mesin.

“Alhamdulillah, pohon tumbang berhasil dievakuasi dan arus lalu lintas kembali normal. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” kata dia.

Sedangkan pada kejadian di Desa Koncer, proses evakuasi sempat terkendala karena masih adanya kabel listrik PLN yang aktif.

BPBD kemudian berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memastikan keamanan petugas dan masyarakat.

“Setelah kondisi dinyatakan aman, evakuasi dilakukan pada Kamis pagi dan pohon tumbang berhasil disingkirkan,” jelas Kristianto.

Kristianto mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem melanda.

Ia juga meminta warga segera melaporkan potensi bahaya seperti pohon lapuk atau miring di sekitar permukiman dan jalur lalu lintas.

“Peran aktif masyarakat sangat penting agar potensi bencana bisa ditangani lebih cepat dan risiko dapat diminimalkan,” pungkasnya. (faq)

Editor : M. Ainul Budi
#BPBD #Bondowoso