BONDOWOSO, Radar Jember - Kondisi Jembatan Sukowiryo di Jalan Mastrip, Kabupaten Bondowoso, mengalami keretakan pada bagian plat landasan.
Menyikapi kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso langsung melakukan langkah antisipasi dengan memasang garis pembatas di sekitar lokasi jembatan.
Plt Kepala BPBD Bondowoso, Kristianto, mengatakan pemasangan garis pembatas atau police line dilakukan untuk membatasi akses kendaraan sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
“Kami lakukan pengamanan awal dengan memasang pembatas agar tidak dilalui kendaraan sembarangan, terutama kendaraan bertonase berat,” ujarnya.
Dari hasil pantauan petugas di lapangan, terlihat adanya retakan memanjang pada permukaan plat landasan jembatan.
Meski belum terjadi amblas, kerusakan tersebut dinilai berpotensi semakin parah apabila jembatan terus dilintasi kendaraan dengan beban berat.
Kristianto menjelaskan, pembatasan dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan dini.
Menurutnya, keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama sambil menunggu hasil asesmen teknis dari pihak berwenang.
“Kondisi saat ini masih bisa dilalui dengan pembatasan, namun kami imbau masyarakat untuk ekstra hati-hati,” katanya.
BPBD Bondowoso juga mengimbau para pengguna jalan agar mematuhi rambu dan pembatas yang telah dipasang di sekitar jembatan.
Pengendara diminta tidak memaksakan diri melintas apabila kondisi lalu lintas padat atau membawa muatan berlebih.
Selain itu, masyarakat disarankan untuk menggunakan jalur alternatif sementara waktu.
Langkah tersebut dinilai perlu guna mengurangi beban jembatan sekaligus meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan akibat kerusakan struktur.
Terkait penyebab keretakan, Kristianto menyebut pihaknya masih menunggu hasil asesmen teknis dari Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur.
“Untuk penyebab pasti dan penanganan lanjutan, kami menunggu hasil pengecekan teknis dari PU Bina Marga Provinsi,” jelasnya.
Ia menambahkan, BPBD Bondowoso terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan kondisi jembatan tetap terpantau.
Petugas juga disiagakan untuk melakukan pengawasan apabila terjadi perubahan kondisi di lapangan.
Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah perbaikan setelah hasil asesmen teknis keluar.
Dengan penanganan yang cepat dan tepat, akses transportasi di Jalan Mastrip diharapkan dapat kembali normal serta aman digunakan oleh masyarakat. (faq)
Editor : M. Ainul Budi