RADAR JEMBER - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kini perkuat strategi pemenuhan konsumsi pangan masyarakat sesuai standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) Nasional 2025.
Upaya ini dilakukan secara menyeluruh, dengan fokus pada peningkatan ketersediaan pangan bergizi serta perubahan pola konsumsi masyarakat di seluruh wilayah kecamatan dan desa.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bondowoso, Mulyadi, menegaskan bahwa pemenuhan gizi masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab besar pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
" target konsumsi pangan per kapita bukan sekadar angka, melainkan ukuran penting yang harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Bondowoso," katanya.
Menurut Mulyadi, strategi pencapaian target tersebut mencakup penguatan produksi petani lokal, edukasi konsumsi pangan seimbang, peningkatan pemanfaatan pekarangan, serta pengurangan ketergantungan pada satu komoditas.
Seluruh langkah itu akan dipantau melalui monitoring berkala dan evaluasi triwulan untuk memastikan indikator AKG 2025 berjalan optimal.
Ia menekankan bahwa program ketahanan pangan harus menyentuh hingga tingkat rumah tangga.
Masyarakat didorong untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga pola makan seimbang, memanfaatkan pangan lokal, serta mendukung gerakan konsumsi sehat sebagai bagian dari budaya sehari-hari.
Di tingkat desa, berbagai langkah penguatan pangan terus dijalankan melalui pemanfaatan lahan pekarangan, pengembangan pangan lokal, serta dorongan kepada warga untuk memproduksi dan mengonsumsi pangan sehat dari lingkungannya sendiri.
"Upaya ini menjadi fondasi penting dalam membentuk ketahanan pangan keluarga," bebernya.
Sinergi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa dinilai sebagai kunci keberhasilan pencapaian target AKG 2025.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bondowoso terus mengawal diversifikasi pangan, menyediakan data konsumsi yang valid, serta memberi pendampingan teknis agar program berjalan efektif di lapangan.
Dengan dukungan masyarakat dan penguatan kolaborasi lintas level pemerintahan, Bondowoso optimistis dapat memenuhi target konsumsi pangan per kapita tahun 2025.
Selain meningkatkan kualitas gizi warga, program ini diharapkan memperkuat posisi Bondowoso sebagai daerah yang mandiri dan berkelanjutan dalam ketahanan pangan. (faq/fid)
Editor : Adeapryanis