BONDOWOSO, Radar Jember - Rumah Sakit Cahya Medika (RSCM) Bondowoso resmi menandatangani perjanjian kerja sama operatorship dengan PT Rolas Nusantara Medika (RNM), Kamis (25/9).
Kolaborasi ini dipandang sebagai langkah penting dalam memperkuat tata kelola rumah sakit, sekaligus meningkatkan standar mutu pelayanan kesehatan di daerah.
Penandatanganan berlangsung di RS Cahya Medika dan dilakukan langsung oleh Direktur RS Cahya Medika, dr. Amanda Cahya Yanuartika, M.Kes, bersama Direktur PT RNM, dr. Syamsul Bahri, MPH, MKK.
Acara ini juga disaksikan Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid serta Komisaris PT RNM, Bachtiar Novianto.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur RSCM menegaskan bahwa kerja sama dengan RNM merupakan momentum besar dalam perjalanan rumah sakit yang tengah berbenah.
Menurutnya, selama ini RSCM sudah berupaya memenuhi standar layanan kesehatan, namun dari sisi tata kelola manajerial masih perlu penguatan agar lebih terstruktur dan terintegrasi.
“Selama ini kami memang sudah berupaya sesuai standar, tetapi tata kelolanya masih dalam proses menuju ideal.
Dengan adanya kerja sama ini, IHC melalui RNM akan menempatkan tim manajerial untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh, termasuk assessment ulang, mapping SDM, serta penyesuaian dengan regulasi nasional,” ujar dr. Amanda.
Sementara, Komisaris PT RNM, Bachtiar Novianto, menyampaikan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan visi Indonesia Healthcare Corporation (IHC) dalam membangun sistem ketahanan kesehatan nasional.
Ia menambahkan, kerja sama ini bukan hanya sebatas operasional, melainkan juga investasi sosial jangka panjang.
“Melalui jejaring RS IHC yang tersebar di Indonesia, kami akan melakukan transfer pengetahuan, peningkatan standar layanan, hingga mencetak tenaga medis yang lebih kompeten.
Selain itu, kolaborasi ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Bondowoso serta membentuk ekosistem layanan kesehatan yang lebih sinergis,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyatakan dukungan penuh terhadap kerja sama tersebut.
Menurutnya, penguatan layanan kesehatan merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah karena berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
“Kesehatan yang terjamin akan mendukung peningkatan ekonomi, pendidikan, serta pengembangan potensi daerah.
Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah awal Bondowoso menuju masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.
Kerja sama ini juga diyakini akan membawa dampak positif terhadap layanan unggulan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
RSCM berkomitmen menghadirkan layanan yang dekat dengan pasien, baik dari sisi medis maupun aksesibilitas, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mencari layanan di luar daerah.
Ke depan, implementasi standar operasional berbasis IHC diproyeksikan akan mempercepat proses modernisasi RSCM Bondowoso.
Dengan dukungan sistem, manajemen, serta tenaga medis yang lebih terlatih, RS Cahya Medika diharapkan mampu menjadi rujukan kesehatan yang tidak hanya layak tetapi juga bermartabat bagi masyarakat. (faq)
Editor : M. Ainul Budi