Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Meski Harga Tak Stabil, Tapi Kualitas Tembakau Bondowoso Diklaim Masih Bagus

Redaksi Radar Jember • Jumat, 26 September 2025 | 17:50 WIB

 

PROSES PENGERINGAN: Proses pengeringan tembakau jadi salah satu tahapan penting. Yakni mengembangkan aroma serta teksturnya melalui cara alami. (AFFAN KURNIAWAN)
PROSES PENGERINGAN: Proses pengeringan tembakau jadi salah satu tahapan penting. Yakni mengembangkan aroma serta teksturnya melalui cara alami. (AFFAN KURNIAWAN)

radar jember - SEBAGIAN petani tembakau di Bondowoso masih bisa bernapas lega.

Pasalnya, kualitas tembakau tahun ini dinilai masih bagus dan tidak membuat petani mengalami kerugian.

Tamzizah, seorang petani tembakau asal Desa Jetis, Curahdami, mengatakan hasil panennya tahun ini cukup memuaskan.

Menurutnya, meski ada tantangan cuaca, daun tembakau yang dihasilkan tetap berkualitas baik.

“Alhamdulillah, tembakau kami masih bagus, tidak ada kerugian yang berarti. Justru hasilnya bisa menutup biaya perawatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kualitas tembakau sangat bergantung pada cara perawatan sejak awal tanam hingga masa panen.

Pemupukan yang tepat dan proses perajangan yang teliti menjadi kunci agar tembakau tetap diminati gudang.

“Kalau dirawat dengan baik, insyaAllah tembakau akan tetap laku. Sampai sekarang hasil penjualan masih aman,” jelas Tamzizah.

Ia bersama kelompok tani setempat masih bisa menjual hasil panen dengan harga yang layak kepada pengepul.

“Kami bersyukur, karena sampai sekarang tembakau kami masih diterima. Tidak rugi sama sekali, malah ada keuntungan,” katanya.

Selain faktor perawatan, kondisi cuaca di Jetis disebut lebih mendukung pertumbuhan tembakau tahun ini.

Intensitas hujan yang tidak terlalu tinggi membuat daun tembakau tetap kering dan tidak mudah rusak.

Hal ini turut menjaga kualitas hingga saat penjualan.

"Harga jual 1 kg dihargai Rp 60 ribu kalo bagus, kalo tidak bagus akan dihargai Rp 20 ribu kebawah," tambahnya.

Kabar baik ini membawa harapan bagi petani tembakau Bondowoso lainnya.

Tamzizah berharap kondisi seperti ini bisa terus berlanjut agar para petani tetap bersemangat menanam tembakau sebagai sumber penghasilan utama. (mmg1/bud)

Editor : M. Ainul Budi
#tembakau #Petani #Bondowoso